Kapolres Pelalawan: Belum Ada Bukti Kuat Kasus Gajah Sumatera

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 11 Februari 2026 | 02:46 WIB
Bangkai gajah yang ditemukan tanpa kepala. (SinPo.id/dok. Kemenhut)
Bangkai gajah yang ditemukan tanpa kepala. (SinPo.id/dok. Kemenhut)

SinPo.id -  Pihak kepolisian terus berupaya mengungkap kasus kematian seekor gajah sumatera di areal PT RAPP Estate Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, mengatakan pihaknya telah memeriksa 33 orang saksi.

Saksi-saksi tersebut terdiri dari sekuriti dan karyawan PT RAPP, anggota Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) setempat, serta masyarakat sekitar perusahaan. Pemeriksaan dilakukan oleh Satreskrim Polres Pelalawan, Polsek Ukui, Polsek Pangkalan Kuras, dan Intelkam Polres Pelalawan.

"Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ada bukti kuat yang mengindikasikan keterlibatan seseorang dalam kasus gajah mati," kata John kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Selasa 10 Februari 2026

John menambahkan, saksi-saksi juga menyatakan tidak pernah melihat masyarakat melintas dengan membawa senjata api ataupun senapan angin di sekitar areal konsesi PT RAPP. Namun, ada salah satu saksi yang menyebut melihat masyarakat membawa senapan angin di Pos Kundur, tetapi tidak ada yang membawa gading gajah.

Meski demikian, John menegaskan pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan identifikasi untuk mengungkap kasus ini.

"Kami akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku," katanya.

Satreskrim Polres Pelalawan juga menindaklanjuti hasil foto patroli sekuriti PT RAPP terhadap para pemburu yang memasuki areal konsesi. Identifikasi menunjukkan ada beberapa orang yang dicurigai terlibat. Polisi berencana memeriksa saksi tambahan, mengumpulkan bahan keterangan, serta menyisir jalan-jalan kecil di sekitar lokasi kejadian.

Sebagaimana diberitakan, seekor gajah sumatera jantan berusia sekitar 40 tahun ditemukan mati mengenaskan di areal konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, Senin (2/2/2026) malam. Bangkai gajah ditemukan dengan kepala terpenggal dan kedua gading hilang. Petugas juga menemukan dua potongan logam proyektil peluru, mengindikasikan gajah tersebut dibunuh dengan cara ditembak.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI