Usai Rapim, Arahan Prabowo untuk TNI-Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 09 Februari 2026 | 19:55 WIB
Rapim TNI/POLRI di Istana Negara (SinPo.id/Biro Setpres)
Rapim TNI/POLRI di Istana Negara (SinPo.id/Biro Setpres)

SinPo.id - Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan agar anggota TNI dan Polri dapat terus menjaga kepercayaan rakyat. Hal ini sebagai simbol sinergi kelembagaan dan manifestasi nyata dari komitmen memberikan rasa aman kepada seluruh rakyat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengutip pernyataan Prabowo, usai mengikuti Rapat Pimpinan TNI dan Polri di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin, 9 Februari 2026.

“Intinya, agar masing-masing memperkuat postur pertahanan. Dan juga ada hal yang sangat penting sekali disampaikan tadi (oleh Presiden), bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada trust rakyat kepada negara. Jadi, TNI dan Polri harus menjadi tentara rakyat, (dan) polisi harus menjadi polisi rakyat," ujarnya. 

Lebih lanjut, Tito menyampaikan, dalam rapat tersebut, Prabowo menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan sebagai upaya komprehensif yang melibatkan sinergi TNI-Polri. Tidak lain untuk menciptakan ketertiban, kondusivitas wilayah, serta perlindungan. 

Di tengah dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang terus bergerak, Tito mengatakan Prabowo ingin kehadiran aparat negara yang solid menjadi penopang penting agar stabilitas tetap terjaga.

“Ada yang spesifik buat Polri dan TNI ya, untuk menjaga situasi kamtibmas, situasi geopolitik kita, agar pembangunan kita bisa tetap berjalan dengan lancar. Saya kira itu yang paling utama,” kata Tito.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI