Di HPN 2026, Cak Imin Ingatkan Banjir Informasi Jangan Sampai Bikin 'Otak Bosok'

Laporan: Tio Pirnando
Senin, 09 Februari 2026 | 13:40 WIB
Menko PM Muhaimin Iskandar. (SinPo.id/Tio)
Menko PM Muhaimin Iskandar. (SinPo.id/Tio)

SinPo.id - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan, di era kemajuan teknologi saat ini, peran pers dituntut untuk terus memberikan informasi yang kredibel, bertanggung jawab, dan berintergritas. Sebab, banjir informasi sekarang mempunyai risiko besar terhadap daya nalar seseorang. 

"Kemajuan teknologi informasi memang membawa banyak peluang, tetapi juga menyimpan resiko besar. Banjir informasi, terutama konten-konten yang tidak berkualitas, dapat menurunkan daya nalar masyarakat yang hari ini bahkan dengan istilah baru Rain Rot atau istilah Jawa Timur 'otak bosok', " kata Cak Imin mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam Peringatan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Kota Serang, Banten, Senin, 9 Februari 2026.

Cak Imin mengaku memahami bahwa para jurnalis menghadapi tantangan yang tidak ringan. Di satu sisi tuntutan menghadirkan jurnalisme berkualitas semakin tinggi, sisi  lain menghadapi persoalan insentif ekonomi dan model bisnis media. Namun pemerintah akan terus berupaya menjadi bagian dalam memberikan solusi atas dilema ini.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan agar media massa tetap menikmati mata rantai ekonomi dengan adil, sehingga jurnalisme berkualitas terus menjadi suluh demokrasi dan menjaga akal sehat seluruh masyarakat.

"Pemerintah tidak akan membiarkan pers berjalan sendirian. Upaya-upaya untuk melindungi kerja-kerja pers harus terus kita perkuat bersama," ujarnya.

Ketua Umum PKB ini menilai, ekosistem  pers perlu didorong untuk menciptakan kehidupan informasi yang edukatif, inspiratif, dan memberdayakan. Karena itu, pemerintah dan seluruh insan pers harus terus berkolaborasi untuk terus menciptakan dan mengedukasi konten-konten.

"Sehingga program-program kita untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dapat terwujud. Termasuk program-program prioritas nasional yang terus dengan sungguh-sungguh dilakukan oleh pemerintah seperti sekolah rakyat, makan bergizi gratis, koperasi desa, serta program-program strategis yang dinikmati langsung oleh rakyat dan berjangka panjang bagi masa depan bangsa, " tukasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI