Presiden Prabowo Mengaku Bahagia Hadir di Tengah Warga NU

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 08 Februari 2026 | 10:47 WIB
Presiden Prabowo Subianto (SinPo.id/YouTube Setpres)
Presiden Prabowo Subianto (SinPo.id/YouTube Setpres)

SinPo.id - Presiden Prabowo Subianto mengaku bahagia dapat hadir di tengah warga Nahdlatul Ulama (NU). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu, 8 Februari 2026.

“Setiap kali saya di tengah-tengah NU, saya selalu bahagia. Saya selalu semangat karena saya merasakan kesejukan, saya merasakan getaran hati saudara sekalian. Saya merasakan semangat persatuan, guyub, dan keinginan menegakkan kedamaian,” ujar Prabowo.

Presiden menuturkan dirinya merasakan harapan besar terhadap terwujudnya bangsa Indonesia yang adil, terutama ketika melihat kekuatan para ibu dari kalangan NU.

“Saya merasakan harapan atas bangsa dan negara yang adil, apalagi tadi saya merasakan kuatnya tangan emak-emak dari NU. Luar biasa kekuatan emak-emak ini,” katanya.

Prabowo menyampaikan terima kasih atas undangan untuk hadir di tengah warga NU. Ia mengungkapkan bahwa setiap kali berada bersama para santri, kiai, dan ulama besar, semangatnya untuk mengabdi kepada rakyat semakin menguat.

“Setiap kali saya muncul di tengah NU, santri, kiai, dan ulama besar di belakang saya, rasanya saya terus jadi lebih berani untuk berbakti, mengabdi, dan membela rakyat Indonesia seluruhnya,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa 100 tahun kiprah NU telah membuktikan perannya sebagai pilar kebesaran bangsa Indonesia. Menurut Prabowo, NU selalu hadir pada saat-saat krusial dalam sejarah bangsa.

“Setiap kali Indonesia dalam keadaan bahaya, NU tampil menyelamatkan,” tegasnya.

Prabowo kemudian mengingatkan kembali peran besar NU dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya dalam pertempuran di Surabaya.

“Proklamasi kemerdekaan memang di Jakarta, tapi ujian kemerdekaan diuji di Jawa Timur, di Surabaya. Dalam pertempuran itu, bangsa Indonesia berhasil mempertahankan kemerdekaan melawan negara besar di dunia,” jelasnya.

Ia menilai rakyat Jawa Timur yang dipimpin para kiai dan ulama berhasil menunjukkan bahwa bangsa Indonesia tidak akan tunduk kepada siapa pun yang berupaya menjajah kembali.

“Kita telah berhasil menghadapi Inggris, pemenang Perang Dunia. Rakyat Jawa Timur dipimpin para kiai dan ulama kita telah buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang tidak mau tunduk lagi kepada siapapun yang ingin menjajah bangsa kita,” tegas Prabowo.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI