Gubernur DKI Targetkan Jakarta Juara Umum PON 2028
SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan Jakarta kembali merebut gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Target itu disampaikan Pramono saat membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) ke-13 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta Tahun 2026 di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis, 5 Februari 2026.
Menurut Pramono, Musorprov menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus merumuskan arah pembinaan olahraga Jakarta ke depan. Dia menilai forum tersebut harus mampu menghasilkan kepengurusan KONI yang solid, transparan, dan berorientasi pada prestasi.
“Saya berharap forum ini melahirkan keputusan dan rekomendasi yang fokus pada peningkatan prestasi olahraga secara berkelanjutan,” kata Pramono.
Dia menuturkan, proses yang baik akan menghasilkan kepengurusan serta program yang kuat dan relevan dengan tantangan olahraga Jakarta.
Pramono pun menyinggung capaian Jakarta pada sejumlah PON terakhir yang dinilai belum optimal. Padahal, kata dia, Jakarta memiliki fasilitas dan sistem pembinaan olahraga yang relatif lebih lengkap dibandingkan daerah lain.
“Kita terakhir menjadi juara umum pada PON 2012. Setelah itu peringkat kita turun. Karena itu, target saya jelas, Jakarta harus kembali menjadi juara umum pada PON 2028,” tuturnya.
Menurut Pramono, Pemprov DKI siap mendukung KONI dan seluruh pemangku kepentingan olahraga, baik melalui kebijakan maupun dukungan anggaran. Dia juga menekankan pentingnya sinergi antara KONI, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), DPRD DKI Jakarta, serta pengurus cabang olahraga.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga menyatakan persetujuannya atas rencana pengembangan olahraga pantai di kawasan Ancol. Dia meminta manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol bersama Dispora DKI Jakarta menyiapkan rencana tersebut secara matang.
Pramono juga membuka peluang Jakarta mendukung penyelenggaraan cabang olahraga pada PON 2028 jika daerah tuan rumah menghadapi keterbatasan fasilitas. Menurut dia, Jakarta memiliki infrastruktur olahraga berstandar internasional yang dapat dimanfaatkan.
“Tidak ada daerah yang fasilitas olahraganya selengkap Jakarta. Kita memiliki sport science, sport technology, dan sport management yang sudah berjalan dengan baik,” ujar Pramono.
Dia menilai kelengkapan tersebut menjadi modal besar untuk meraih prestasi. Selain soal fasilitas, Pramono menekankan pentingnya menjaga agar atlet tetap membela Jakarta.
Dia mendorong penguatan pembinaan dan perlindungan atlet untuk mencegah eksodus atlet seperti yang terjadi pada PON sebelumnya.
“Dengan kesiapan dan kelengkapan yang kita miliki, saya berharap DKI Jakarta dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk PON 2028,” tandasnya.
