Pemprov DKI Tangani 8.528 Titik Jalan Berlubang Selama Musim Hujan
SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menangani 8.528 titik jalan berlubang di seluruh wilayah Jakarta sepanjang Januari hingga awal Februari 2026. Kerusakan jalan meningkat seiring curah hujan tinggi yang mempercepat kerusakan lapisan aspal, terutama di ruas jalan dengan volume kendaraan tinggi.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan penanganan jalan berlubang dilakukan melalui mekanisme darurat untuk mencegah risiko kecelakaan di tengah musim hujan.
“Kalau ada jalan rusak tidak perlu menunggu perintah, langsung diperbaiki. Ini sudah menjadi arahan Gubernur,” kata Rano saat meninjau perbaikan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, dikutip Rabu, 4 Februari 2026.
Menurut Rano, perbaikan yang dilakukan saat ini bersifat sementara karena kondisi cuaca belum memungkinkan pengerjaan permanen. Dia menyebut, pemerintah daerah memilih metode tambal cepat agar lubang jalan tidak membahayakan pengguna.
“Setelah musim hujan selesai, jalan akan kita lapisi kembali supaya kualitasnya lebih kuat dan tahan lama,” ungkap dia.
Adapun berdasarkan data Dinas Bina Marga DKI Jakarta, penanganan jalan berlubang dilakukan di 6.381 titik pada periode 1-26 Januari 2026. Pada tahap berikutnya, 27 Januari hingga 2 Februari 2026, perbaikan dilakukan di 2.147 titik, sehingga total mencapai 8.528 titik di seluruh wilayah DKI Jakarta.
"Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring kegiatan pemantauan lapangan," ujar Rano.
Selain penanganan darurat, Rano menyampaikan, Pemprov DKI juga melakukan pemeliharaan berkala pada ruas jalan yang kondisinya masih baik untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Adapun penanganan permanen direncanakan dilakukan setelah cuaca membaik agar kualitas jalan dapat dipertahankan dalam jangka panjang," tutur dia.
Lebih jauh, dia mengungkapkan, Pemprov DKI juga memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menangani kerusakan jalan yang berkaitan dengan pekerjaan utilitas dan transportasi.
"Pemerintah daerah meminta setiap instansi terkait memastikan pemulihan badan jalan dilakukan sesuai standar setelah pekerjaan selesai," imbuhnya.
Rano pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berkendara di tengah hujan dan aktif melaporkan jalan berlubang melalui layanan pengaduan resmi Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

