Anggota DPR Nilai Taklimat Presiden di Rakornas sebagai Ajakan Pejabat Bercermin

Laporan: Juven Martua Sitompul
Selasa, 03 Februari 2026 | 20:13 WIB
Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 (SinPo.id/Biro Setpres)
Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 (SinPo.id/Biro Setpres)

SinPo.id - Anggota Komisi II DPR Azis Subekti menilai taklimat yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 merupakan ajakan bagi para pejabat pemerintahan untuk 'bercermin'.

Dia menjelaskan bercermin yang dimaksud ialah merefleksikan antara kebijakan yang dijalankan dengan kebutuhan nyata rakyat. Selain itu, Azis meminta pejabat perlu mawas diri jabatan yang diemban sebagai amanah atau hanya sekadar status.

"Apakah kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat atau hanya memenuhi prosedur. Dari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itulah kualitas pemerintahan diuji," kata Azis di Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Dari taklimat Prabowo itu, kata dia, rakyat mendambakan pemimpin yang jujur dan adil. Azis mengingatkan kejujuran dan keadilan bukan sekadar nilai moral, melainkan fondasi kepercayaan.

Azis juga mengungkapkan di banyak tempat kepercayaan publik terhadap negara mengalami erosi. Bukan karena negara berhenti membangun, tetapi karena pembangunan kerap terasa jauh dari rasa keadilan.

"Jalan dan proyek boleh bertambah, namun ketika pelayanan publik lamban, kebijakan tidak sinkron, dan hukum tampak selektif, jarak antara negara dan warga justru melebar," katanya.

Menurut dia, tantangan terbesar pemerintahan hari ini bukan kekurangan gagasan, melainkan krisis keteladanan. Untuk itu, seruan tentang kejujuran dan keadilan menjadi penting karena ia menyentuh inti persoalan, bukan gejalanya.

"Masa depan Indonesia tidak ditentukan oleh seberapa besar rencana yang diumumkan, tetapi oleh seberapa jujur dan adil rencana itu dijalankan," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan rakyat Indonesia mendambakan pemimpin yang jujur, adil, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat. Ini disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.

Dalam taklimatnya, dia menekankan pentingnya pemahaman peran dan tugas aparatur pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah, sebagai pemimpin rakyat. Prabowo menyebut rakyat Indonesia pada dasarnya menginginkan kehidupan yang tenang dan harmonis.

Dia menyampaikan harapan rakyat tertuju pada hadirnya pemimpin yang adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI