IHSG Anjlok Tajam di Awal Pekan, Asing Justru Net Buy

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 03 Februari 2026 | 03:11 WIB
Saham
Saham

SinPo.id -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok tajam pada perdagangan awal pekan ini. Tekanan jual sudah terasa sejak pembukaan bursa dan terus berlanjut hingga penutupan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG ambruk 406,87 poin atau 4,88% ke level 7.922,73 pada penutupan perdagangan Senin (2/2/2026). Sepanjang hari, pergerakan indeks berada di kisaran 7.820,22 hingga 8.313,05.

Sektor-Sektor Tertekan

Pelemahan IHSG dipicu oleh turunnya seluruh indeks sektoral di BEI:

Barang baku: turun terdalam 10,74%

Barang konsumer nonprimer: -7,67%

Energi: -7,66%

Properti & real estate: -6,27%

Transportasi: -6,18%

Infrastruktur: -6,06%

Teknologi: -6,04%

Perindustrian: -5,88%

Keuangan: -2,33%

Barang konsumer primer: -1,73%

Kesehatan: -1,28%

Aktivitas Perdagangan

Volume transaksi: 49,64 miliar saham

Nilai transaksi: Rp 28,34 triliun

Saham melemah: 720 emiten

Saham menguat: 58 emiten

Saham stagnan: 36 emiten

Asing Justru Net Buy

Di tengah kejatuhan IHSG, investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 654,94 miliar di seluruh pasar.

10 saham net buy terbesar asing (Senin, 2/2/2026):

BBCA – Rp 427,48 miliar

EXCL – Rp 158,04 miliar

EMAS – Rp 133,47 miliar

DSSA – Rp 123,72 miliar

ADMR – Rp 94,53 miliar

ADRO – Rp 77,11 miliar

ARCI – Rp 72,76 miliar

PANI – Rp 71,77 miliar

BRPT – Rp 67,86 miliar

BREN – Rp 66,63 miliar

IHSG mengalami tekanan jual masif hingga anjlok hampir 5% di awal pekan, dengan seluruh sektor mencatat pelemahan. Namun, aksi beli asing di saham-saham unggulan seperti BBCA, EXCL, dan EMAS menjadi catatan positif di tengah gejolak pasar.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI