Home /

Pemkot Cilegon Pastikan Lingkungan Aman Usai Insiden Uap Oranye di Kawasan Industri

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 02 Februari 2026 | 01:58 WIB
Asap
Asap

SinPo.id -  Pemerintah Kota Cilegon, Banten, memastikan kondisi lingkungan sekitar kawasan industri Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol tetap aman setelah insiden kepulan uap berwarna oranye yang sempat viral terjadi pada Sabtu 31 Januari 2026.

Wali Kota Cilegon Robinsar bersama aparat kepolisian langsung meninjau lokasi pabrik untuk meminta keterangan dari pihak manajemen.

“Kami bersama Wakapolres langsung meninjau ke lokasi, berkomunikasi dengan manajemen dan melakukan sidak langsung ke titik kejadian,” ujarnya, Minggu 2 Februari 2026.

Hasil pengecekan awal memastikan tidak ada kebocoran pipa maupun tangki penyimpanan bahan kimia. Robinsar menegaskan, uap berwarna kuning-oranye tersebut berasal dari reaksi kimia dalam proses penampungan sisa material.

“Ada percampuran base oil dengan bahan asam nitrat sehingga muncul uap kuning tersebut,” jelasnya.

Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga menambahkan, insiden itu bukan disebabkan kebocoran instalasi, melainkan proses pembersihan pipa. Cairan asam nitrat yang dialirkan dengan gas nitrogen bercampur dengan base oil di wadah penampungan, sehingga menghasilkan uap berwarna oranye saat tutup dibuka.

Meski dinyatakan aman, Pemkot Cilegon menilai peristiwa ini menjadi evaluasi penting bagi pengelolaan kawasan industri yang berdekatan dengan permukiman warga. Robinsar meminta pihak perusahaan meningkatkan standar operasional prosedur (SOP).

Sebagai langkah lanjutan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon telah memasang empat titik alat pemantau kualitas udara di sekitar lokasi. Sementara itu, warga yang sempat mengeluhkan gangguan pernapasan telah mendapat penanganan di puskesmas tanpa ada yang dirujuk ke rumah sakit. Pemerintah daerah juga melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk pengambilan sampel darah, untuk memastikan tidak ada dampak jangka panjang.

“Ini menjadi komitmen kami agar masyarakat tetap aman dan terlindungi,” tegas Robinsar.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI