Legislator: Stabilitas Harga Pakan Ternak Fondasi Ketahanan Pangan Nasional
SinPo.id -Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim, menegaskan stabilitas harga pakan ternak merupakan fondasi ketahanan pangan nasional. Pasalnya, pakan ternak merupakan sektor hulu yang sangat menentukan harga pangan di tingkat konsumen.
Menurutnya, kenaikan harga pakan ternak akan berdampak langsung pada meningkatnya biaya produksi peternak, yang pada akhirnya memicu kenaikan harga ayam, telur, daging sapi, serta produk pangan lainnya.
“Yang ingin kami pastikan adalah jangan sampai harga pakan ternak naik karena pasti akan berdampak ke sektor lainnya,” kata Chusnunia, dalam keterangan persnya, dikutip Minggu, 1 Februari 2026.
Ia menilai, apabila harga pakan ternak tidak dijaga stabil, maka rantai produksi pangan akan terganggu dan berpotensi memicu inflasi pangan. Karena jika biaya produksi di tingkat peternak meningkat, harga ayam, telur, serta daging juga akan ikut naik.
Selain itu, pihaknya menyoroti ketergantungan sebagian bahan pakan ternak terhadap impor. Ia meminta agar kebijakan pemerintah dilakukan secara cermat agar tidak menimbulkan gejolak harga.
“Bahan baku pakan ternak sekitar 50 persen masih berasal dari impor. Oleh karena itu, kebijakan impor yang masih berupa wacana perlu dicermati agar tidak menimbulkan turbulensi pada harga pakan ternak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kata Chusnunia, harga pakan ternak tidak hanya berdampak pada sektor peternakan, tetapi juga berpengaruh terhadap sektor perikanan dan industri pangan lainnya.
Oleh sebab itu, pihaknya menekankan bahwa pengawasan terhadap industri pakan ternak menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya menjelang periode rawan kenaikan harga seperti bulan puasa dan Idulfitri.

