Baznas DKI Salurkan 10 Ribu Porsi Makanan ke Korban Banjir Jaktim

Laporan: Sigit Nuryadin
Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:39 WIB
Banjir di Kebon Pala, Jakarta. (Agus Priatna/SinPo.id)
Banjir di Kebon Pala, Jakarta. (Agus Priatna/SinPo.id)

SinPo.id - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas/Bazis) Provinsi DKI Jakarta mengerahkan dapur kemanusiaan untuk merespons kebutuhan pangan warga terdampak banjir di Jakarta Timur. Melalui kerja sama dengan komunitas Chef Nusantara, lembaga ini mendistribusikan ribuan makanan siap santap ke kawasan yang masih terendam.

Wakil Ketua III Baznas (Bazis) DKI Jakarta Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Sholihah mengatakan, bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari upaya tanggap darurat yang bersumber dari dana masyarakat. 

“Ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami dalam mengelola amanah umat agar langsung dirasakan manfaatnya oleh warga yang terdampak bencana,” ujar Sholihah, Sabtu, 31 Januari 2026.

Adapun sebanyak 10 ribu porsi makanan diproduksi melalui dapur lapangan yang digerakkan bersama King Abdi dan belasan koki. Menurut Sholihah, penyediaan makanan siap santap menjadi prioritas karena banyak warga kesulitan mengakses dapur dan bahan pangan selama banjir.

Dia menyampaikan, distribusi bantuan difokuskan ke sejumlah wilayah di Jakarta Timur, antara lain Cawang, Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Cililitan. Baznas DKI, kata dia, juga menyiapkan cadangan makanan untuk menjangkau titik-titik terdampak lain yang berpotensi meluas.

“Kami tidak hanya menghitung jumlah porsi, tetapi juga memastikan distribusinya tepat sasaran dan tidak menumpuk di satu lokasi,” kata Sholihah.

Sholihah menyatakan, Baznas DKI akan terus memantau kondisi banjir dan membuka peluang penambahan bantuan, bergantung pada kebutuhan di lapangan. 

"Kami juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi melalui zakat, infak, dan sedekah guna memperkuat respons kemanusiaan di wilayah terdampak," imbuhnya. 

Dia menambahkan, aksi dapur kemanusiaan ini melibatkan relawan dan aparat setempat untuk mempercepat penyaluran bantuan. 

"Sejumlah mitra swasta turut mendukung penyediaan logistik dan bahan pangan," tutur dia. 

Sementara itu, Ketua Chef Nusantara King Abdi menyebut keterlibatan para koki dalam dapur kemanusiaan tersebut dilandasi semangat solidaritas. Dia menilai makanan memiliki peran penting dalam situasi darurat, bukan sekadar pemenuhan gizi. 

“Di tengah bencana, makanan adalah bentuk kehadiran dan kepedulian. Kami ingin warga tahu bahwa mereka tidak sendirian,” ujar King Abdi. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI