BPBD DKI: 30 RT Masih Terendam Banjir, Ketinggian Air Maksimal 50 Cm

Laporan: Sigit Nuryadin
Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:54 WIB
Banjir di jalan Daan Mogot. (Agus Priatna/SinPo.id)
Banjir di jalan Daan Mogot. (Agus Priatna/SinPo.id)

SinPo.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir di sejumlah wilayah ibu kota mulai berangsur surut. Hingga Sabtu pagi, masih terdapat 30 rukun tetangga (RT) di Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan yang tergenang banjir dengan ketinggian air maksimal 50 sentimeter.

“Kami bersama instansi terkait melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.

Berdasarkan data BPBD DKI, kata Yohan, kondisi banjir saat ini jauh membaik dibandingkan hari sebelumnya. Pada Jumat, 30 Januari, ketinggian air di sejumlah titik bahkan sempat mencapai 3,5 meter.

“Untuk saat ini, tepatnya pada Sabtu pagi, dari data yang sama menunjukkan bahwa air yang menggenangi wilayah Jakarta tertinggi tinggal 50 sentimeter,” ungkapnya. 

Menurut Yohan, wilayah terdampak banjir terbanyak masih berada di Jakarta Timur dengan 22 RT. Sementara itu, Jakarta Utara mencatat tujuh RT yang masih terendam, dan Jakarta Selatan hanya tersisa satu RT.

“Penyebab banjir di Jakarta Timur dan Selatan karena curah hujan tinggi serta meluapnya Sungai Ciliwung, sementara di Jakarta Utara karena luapan Kali Angke dan Kali Nagrak,” kata Yohan.

Adapun satu RT yang masih tergenang di Jakarta Selatan berada di Kelurahan Pejaten Timur dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter. Di Jakarta Timur, banjir melanda empat RT di Kelurahan Bidara Cina dan 18 RT di Kelurahan Kampung Melayu dengan ketinggian air berkisar 15 hingga 50 sentimeter.

Sementara di Jakarta Utara, genangan masih terjadi di dua RT di Kelurahan Kapuk Muara dan lima RT di Kelurahan Marunda dengan ketinggian air antara 20 hingga 45 sentimeter.

"BPBD DKI Jakarta terus melakukan pemantauan dan upaya penanganan banjir hingga genangan benar-benar surut," tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI