Wagub DKI Dorong Budaya Dayak Masuk Arus Utama Pembangunan Jakarta

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 30 Januari 2026 | 20:42 WIB
Wagub DKI Jakarta Rano Karno (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Wagub DKI Jakarta Rano Karno (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) berperan aktif dalam memperkuat fondasi kebudayaan Jakarta di tengah ambisi pemerintah daerah menjadikan ibu kota sebagai kota global. 

Menurut dia, transformasi Jakarta tidak cukup bertumpu pada pembangunan ekonomi dan infrastruktur.

“Jakarta tidak akan punya daya saing global kalau kehilangan akar budayanya,” kata Rano saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah ICDN DKI Jakarta periode 2026–2031 di Balai Agung, Kamis, 30 Januari 2026.

Rano menilai keberadaan komunitas intelektual Dayak di Jakarta merupakan aset sosial dan budaya yang belum sepenuhnya dimaksimalkan dalam agenda pembangunan daerah. Dia menyebut, kebudayaan Dayak dapat memperkaya identitas Jakarta sebagai kota yang terbuka dan majemuk.

Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia, Rano mendorong ICDN tidak hanya tampil dalam kegiatan kebudayaan, tetapi juga terlibat dalam perumusan gagasan dan kebijakan publik. 

“Pelantikan ini seharusnya menjadi titik awal kontribusi nyata, bukan berhenti pada struktur organisasi,” tuturnya. 

Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas komunitas untuk menjaga stabilitas sosial Jakarta yang kian kompleks. Menurut Rano, organisasi berbasis intelektual memiliki posisi strategis dalam meredam fragmentasi sosial di kota metropolitan.

“Saya berharap ICDN DKI Jakarta bisa menjadi mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam isu kebudayaan, persatuan, dan penguatan kualitas manusia Jakarta,” ujar Rano. 

Adapun Pelantikan pengurus DPW ICDN DKI Jakarta periode 2026–2031 ini diharapkan memperkuat peran organisasi tersebut dalam ranah intelektual, sosial, dan budaya. 

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai keterlibatan aktif komunitas cendekiawan menjadi kunci agar pembangunan kota tetap berpijak pada nilai keberagaman," tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI