Pramono: Fasilitas Kesehatan Modern Harus Utamakan Hospitality

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 27 Januari 2026 | 20:17 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan perkotaan tidak cukup hanya mengandalkan teknologi dan kelengkapan fasilitas, tetapi juga harus mengedepankan aspek hospitality atau keramahtamahan. 

Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri peresmian Rumah Sakit Primaya Kelapa Gading di Jalan Sedayu Boulevard Utara, Cakung, Jakarta Timur, Selasa, 27 Januari 2026.

Menurut Pramono, kehadiran fasilitas kesehatan baru memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem layanan kesehatan Jakarta yang terintegrasi dan berdaya saing internasional. 

“Keberadaan Rumah Sakit Primaya memiliki arti strategis. Tidak hanya menambah kapasitas fasilitas kesehatan di wilayah Jakarta Utara, tetapi juga memperkuat ekosistem layanan kesehatan perkotaan yang terintegrasi, modern, dan profesional,” ungkapnya. 

Pramono menilai, kualitas layanan kesehatan tidak semata ditentukan oleh kemampuan dokter, teknologi, atau peralatan medis. Dia menekankan, pelayanan yang diberikan dengan pendekatan humanis menjadi pembeda utama. 

“Salah satu hal yang paling utama adalah hospitality. Dokternya tidak kalah, teknologinya tidak kalah, dan peralatannya juga tidak kalah. Yang menjadi pembeda adalah bagaimana pelayanan diberikan dengan hati," ujar Pramono. 

Dia menuturkan, prinsip hospitality harus diterapkan secara menyeluruh, baik kepada pasien peserta BPJS Kesehatan maupun non-BPJS. Menurut dia, kenyamanan pasien merupakan bagian penting dari kualitas layanan kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, tenaga kesehatan, dan mitra pembangunan untuk memperkuat layanan kesehatan Jakarta agar mampu bersaing di tingkat global.

Dia berharap RS Primaya Kelapa Gading dapat menjadi contoh praktik baik dalam pengembangan ekosistem kesehatan di Ibu Kota.

“Dengan dukungan sumber daya manusia yang profesional, pemanfaatan teknologi kesehatan, serta pendekatan pelayanan yang humanis, kami berharap RS Primaya Kelapa Gading dapat menjadi salah satu rujukan layanan kesehatan unggulan dan tepercaya bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Herbuwono mengatakan kehadiran RS Primaya Kelapa Gading diharapkan menjadi alternatif layanan kesehatan bertaraf internasional bagi warga Jakarta. 

“Mudah-mudahan dengan hadirnya RS Primaya Kelapa Gading ini, pasien merasa lebih nyaman untuk berobat. Layanannya sudah lengkap dan berbasis tematik,” tandasnya. 

Adapun RS Primaya Kelapa Gading merupakan rumah sakit ke-20 milik Primaya Group dan rumah sakit ke-192 di Provinsi DKI Jakarta. Saat ini, terdapat enam rumah sakit Primaya di Jakarta dan jumlah tersebut direncanakan terus bertambah.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI