Lalu Dukung Gagasan Presiden Setiap Sekolah Baru Punya Lapangan Bola
SinPo.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengapresiasi dan mendukung penuh gagasan Presiden Prabowo Subianto yang ingin setiap sekolah baru di Indonesia dilengkapi dengan lapangan sepak bola.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat pendidikan karakter, kesehatan, serta pembinaan olahraga sejak usia dini.
"Komisi X DPR RI memandang gagasan Presiden ini sangat visioner. Sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga ruang pembinaan fisik, disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Kehadiran lapangan sepak bola di setiap sekolah baru akan membuka akses olahraga yang lebih merata bagi anak-anak Indonesia," kata Lalu dalam keterangannya, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.
Gagasan tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui unggahan di media sosial pada Minggu, 25 Januari 2026. Teddy mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo membicarakan rencana itu saat bertemu legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane, di sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026.
Dalam pertemuan selama 45 menit itu, Presiden mendiskusikan berbagai rencana pengembangan sepak bola Indonesia serta keinginannya agar setiap sekolah baru memiliki lapangan sepak bola yang dapat dimanfaatkan siswa dan anak-anak di sekitar sekolah.
Legislator dari Fraksi PKB ini berpandangan inisiatif tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat pendidikan jasmani, pengembangan bakat olahraga, serta pembinaan atlet sejak bangku sekolah.
Gagasan tersebut juga sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional, yang menekankan penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini melalui ekosistem pendidikan.
"Kita sering kekurangan ruang bermain dan berlatih yang layak. Jika sejak awal pembangunan sekolah sudah terintegrasi dengan fasilitas olahraga, maka pembinaan talenta akan jauh lebih sistematis dan berkelanjutan," katanya.
Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat (NTB) itu menyatakan Komisi X DPR RI siap mendorong agar kebijakan ini dapat dituangkan dalam perencanaan pendidikan nasional dan sinkron dengan kebijakan pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah.
Menurutnya, sudah sejak lama Komisi X DPR RI mempertanyakan kelanjutan Inpres tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional tersebut.
"Tentu pelaksanaannya perlu dirancang matang, disesuaikan dengan kondisi lahan dan kemampuan daerah, namun semangatnya harus kita dukung bersama," tegasnya.
Pertemuan Presiden Prabowo dengan Zidane di Davos, kata Lalu, menunjukkan keseriusan pemerintah membangun ekosistem sepak bola nasional.
"Presiden tidak hanya memikirkan prestasi jangka pendek, tetapi membangun fondasi dari sekolah. Ini sinyal kuat bahwa olahraga, khususnya sepak bola, akan menjadi bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia," kata dia.
