Pemprov DKI Resmi Bangun JPO Penghubung JIS dan Ancol

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 25 Januari 2026 | 14:29 WIB
Pemprov DKI Resmi Bangun JPO Penghubung JIS dan Ancol (SinPo.id/Pemprov DKI)
Pemprov DKI Resmi Bangun JPO Penghubung JIS dan Ancol (SinPo.id/Pemprov DKI)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri penandatanganan kesepakatan kerja sama pembangunan ekstensi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu, 25 Januari 2026. Pramono hadir bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Iwan Takwim, dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon Napitupulu.

Pramono mengatakan pembangunan JPO tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat konektivitas antarkawasan secara aman dan terintegrasi. 

Menurut dia, realisasi proyek ini sempat terhambat oleh ego sektoral antar pemangku kepentingan.

“Sejak awal saya mengetahui rencana ini, saya langsung ingin menyambungkan kawasan JIS dengan Ancol. Tantangan terbesarnya justru ego sektoral. Padahal kalau dilihat di lapangan, persoalannya tidak terlalu sulit,” kata Pramono. 

Dia menyebut kesepakatan baru tercapai setelah melibatkan seluruh pihak terkait. “Alhamdulillah, setelah berbicara dengan Ancol, BTN, dan Jakpro, akhirnya kita bisa bertemu dan merealisasikannya," ungkap dia. 

Adapun JPO sepanjang 466 meter tersebut secara resmi diberi nama JPO Bersama BTN. Pramono menyebut penamaan itu sebagai simbol kolaborasi lintas sektor. 

Dia berharap JPO ini menjadi ikon baru Jakarta Utara sekaligus memperkuat kawasan JIS–Ancol sebagai pusat olahraga, hiburan, dan pariwisata.

“Saya sungguh meyakini kawasan ini akan menjadi salah satu ikon Jakarta. Ke depan, kawasan ini tidak hanya menjadi pusat olahraga, tetapi juga ruang publik yang hidup dengan berbagai aktivitas, mulai dari olahraga, budaya, hingga konser-konser besar,” ujarnya.

Pramono juga menyinggung integrasi JPO dengan sistem transportasi publik di sekitarnya, termasuk pembangunan Kereta Rel Listrik (KRL) yang ditargetkan selesai pada April. Menurut dia, konektivitas transportasi menjadi faktor kunci dalam mendukung aktivitas berskala besar di kawasan tersebut.

“Dengan tersambungnya transportasi KRL, Transjakarta, serta dukungan area parkir di Ancol, masyarakat akan semakin mudah mengakses JIS maupun Ancol. Ini akan sangat mendukung berbagai agenda besar Jakarta, termasuk perayaan 500 tahun Jakarta pada tahun depan,” tuturnya. 

Dia menargetkan pembangunan JPO Bersama BTN rampung pada Mei dan mulai digunakan masyarakat pada Juni. Pramono mendorong agar aktivitas di kawasan JIS dan Ancol diperbanyak, baik untuk olahraga, rekreasi, maupun konser internasional.

“Dari sisi transportasi dan aksesibilitas, kawasan ini sudah sangat menjanjikan. Ke depan, JIS dan Ancol harus benar-benar menjadi kawasan yang hidup dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI