Legislator PDIP: Konsistensi Pemda Menyajikan Event Berkualitas Gugah Wisatawan

Laporan: Juven Martua Sitompul
Sabtu, 24 Januari 2026 | 19:57 WIB
KWP Gelar diskusi Dialektika Demokrasi
KWP Gelar diskusi Dialektika Demokrasi"UU Kepariwisataan Disahkan, Angin Segar Bagi Kebangkitan Pariwisata Nasional"(Ashar/SinPo.id)

SinPo.id - Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menyebut konsistensi Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyajikan event-event yang berkualitas akan menjadi daya tarik wisata. Event itu bahkan diyakini menggugah peningkatan jumlah wisatawan.

Dia mencontohkan Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) yang akhirnya masuk ke Karisma Event Nusantara (KEN) pada tahun 2026 ini. Dengan terbukanya konektivitas daerah dengan Kementerian Pariwisata, maka berdampak baik pada pendapatan daerah tersebut.

"Ini harus di sambut baik, dan di kawal oleh masing-masing pemerintah daerah dalam menyajikan event kreatif setiap tahunnya," kata Novita dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 24 Januari 2026.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) ini menyampaikan bahwa Festival Jaranan Trenggalek Terbuka menjadi salah satu dari 125 event KEN yang direncanakan Kementerian Pariwisata di tahun ini.

Selanjutnya, kata dia, di Kabupaten Ponorogo ada Festival Nasional Reog Ponorogo dan Grebeg Suro, di Kabupaten Pacitan ada Festival Ronthek, dan Festival Jaranan Terbuka Trenggalek di Kabupaten Trenggalek.

"Dengan terbukanya konektivitas dengan kementerian pariwisata, semoga dapat membawa dampak baik bagi pendapatan daerah dan masyarakatnya," kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata menyatakan akan menjalankan program Event by Indonesia, dengan menargetkan penyelenggaraan berbagai event berkualitas yang menjadi identitas Indonesia di tingkat global.

Program ini mencakup Karisma Event Nusantara, SEABEF, serta berbagai agenda event nasional dan internasional lainnya. Guna mendukung keseluruhan program tersebut, Kementerian Pariwisata juga memperkuat bidang sumber daya manusia dan kelembagaan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI