Polisi Usut Penyebab Warga Binaan Bunuh Diri di Rutan Cipinang

Laporan: Firdausi
Jumat, 23 Januari 2026 | 21:29 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (SinPo.id/Dok.PMJ)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (SinPo.id/Dok.PMJ)

SinPo.id - Polda Metro Jaya mendalami penyebab kematian seorang warga binaan berinisial SAK (38) yang diduga melakukan bunuh diri di akses tangga lantai tiga Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Gedung RA Koesnoen, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Kamis, 22 Januari 2026.

"Sedang didalami. Korban ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri dengan cara gantung diri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya, Jumat, 23 Januari 2026.

Budi menjelaskan, kejadian itu berawal saat lonceng steril dibunyikan sekitar pukul 17.00 WIB. Lonceng itu sebagai tanda seluruh warga binaan kembali ke blok masing-masing. Namun hingga pukul 18.00 WIB, korban tak terlihat di lokasi.

"Saat dilakukan penyisiran yang dilakukan oleh petugas rutan dan dibantu oleh warga binaan, korban SAK ditemukan tergantung di pintu teralis lantai tiga," ujarnya.

Pada saat itu, kejadian langsung dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur. Sekitar pukul 20.10 WIB dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, ada bekas luka ikatan di leher dengan menyita barang bukti berupa kain yang dilinting menyerupai tali.

"Dari data awal, korban ditemukan dengan luka ikatan di leher," ujarnya.

Kini jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna untuk mengungkap penyebab pasti korban bunuh diri. "Jenazah masih dilakukan otopsi di RS Polri Kramat Jati," ujarnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI