Marak Kekerasan di Sekolah, Lalu Ingatkan Pentingnya Pendidikan Karakter

Laporan: Juven Martua Sitompul
Kamis, 22 Januari 2026 | 16:15 WIB
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani. (Ashar/SinPo.id)
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani. (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengingatkan pendidikan karakter bagi peserta didik di sekolah maupun perguruan tinggi tidak bisa dikesampingkan. Pendidik punya tanggung jawab dalam membentuk akhlak pelajar.

Demikian disampaikan Lalu merespons peristiwa kekerasan yang kembali terjadi di lingkungan pendidikan. Dia ingin semua pihak memahami pentingnya pembentukan karakter bangsa.

"Pendidikan karakter tidak bisa dikesampingkan, ini penting untuk membentuk karakter dan akhlak siswa," kata Lalu dalam keterangannya, Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.

Legislator dari Fraksi PKB ini mengungkapkan berdasarkan catatan Komisi X DPR RI terdapat 1.000 kasus kekerasan yang terjadi di sekolah maupun perguruan tinggi sepanjang 2025.

"Bentuknya beragam, mulai dari kekerasan verbal hingga fisik," kata Lalu.

Oleh karenanya, Lalu menyebut bila temuan tersebut menunjukkan bahwa dunia pendidikan di Tanah Air masih menyisakan pekerjaan rumah (PR) yang besar.

Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat (NTB) ini pun mengajak seluruh pihak, khususnya lembaga dan instansi terkait untuk memperbaiki sistem yang belum maksimal hingga tujuan utama pendidikan dapat terwujud.

"Itu yang harus kita luruskan dan perbaiki agar sesuai dengan tujuan dan fungsi utama pendidikan," tegasnya.

Sebelumnya, terjadi kasus perkelahian siswa dengan guru di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi. Kasus itu bahkan berujung saling lapor antara siswa dengan guru ke kepolisian. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI