BPBD DKI:  Satu RT dan Delapan Ruas Jalan Tergenang Akibat Hujan Deras

Laporan: Sigit Nuryadin
Kamis, 22 Januari 2026 | 12:21 WIB
Banjir di jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading. (Agus Priatna/SinPo.id)
Banjir di jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading. (Agus Priatna/SinPo.id)

SinPo.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI  melaporkan satu rukun tetangga (RT) dan delapan ruas jalan di Jakarta Barat,  Utara, dan Selatan tergenang banjir pada Kamis, 22 Januari 2026, pagi. Genangan terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan hujan deras menjadi pemicu utama munculnya genangan di sejumlah titik. 

“Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan air menggenang di beberapa lokasi,” kata Yohan, Kamis, 22 Januari 2026.

Menurut Yohan, genangan di kawasan permukiman terjadi di satu RT di Kelurahan Sukabumi Selatan, Jakarta Barat. Dia menyebut, ketinggian air di wilayah tersebut mencapai sekitar 40 sentimeter.

Selain permukiman, kata Yohan, BPBD DKI mencatat delapan ruas jalan tergenang dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 50 sentimeter. Menurut dia, ruas Jalan Gaya Motor di Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara, menjadi lokasi dengan genangan tertinggi. 

“Saat ini tercatat satu RT dan delapan ruas jalan terdampak genangan,” ungkapnya. 

Lebih jauh, Yohan mengungkapkan, BPBD DKI telah mengerahkan petugas untuk memantau kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan. 

"Upaya penyedotan air dilakukan untuk mempercepat surutnya genangan," ujar Yohan. 

Dia menambahkan, BPBD DKI juga bekerja sama dengan lurah dan camat setempat guna memastikan saluran air berfungsi optimal serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. 

"Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu singkat," ucap dia. 

Yohan pun mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan. Dia meminta warga segera menghubungi layanan darurat 112 apabila menghadapi kondisi darurat. 

“Layanan tersebut gratis dan beroperasi selama 24 jam,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI