Home /

Basarnas: Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung Masih Berlangsung

Laporan: Galuh Ratnatika
Selasa, 20 Januari 2026 | 22:46 WIB
Serpihak dari Pesawat ATR 42-500 ditemukan di Gunung Bulusaraung. (SinPo.id/dok. BPBD Makassar)
Serpihak dari Pesawat ATR 42-500 ditemukan di Gunung Bulusaraung. (SinPo.id/dok. BPBD Makassar)

SinPo.id - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Mohammad Syafii, mengatakan proses evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, hingga kini masih terus berlangsung.

Namun, pihaknya juga menyebut adanya tantangan yang harus dihadapi oleh tim SAR di lapangan, seperti medan yang ekstrem, serta cuaca yang tidak menentu karena hujan deras dan angin kencang.

"Hari ini kita hari keempat melaksanakan operasi SAR. Dua korban yang sudah ditemukan sekarang dalam proses evakuasi, memang karena kondisi medan dan juga cuaca, permasalahannya di dua itu," kata Syafii, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.

"Namun dengan jumlah personel yang ada kita berupaya pada saat pesawat tidak bisa evakuasi, kita akan berupaya tetap untuk merapatkan korban ini ke punggung puncak Gunung Bulusaraung," imbuhnya.

Dalam proses evakuasi tersebut pihaknya juga mengatakan telah mengerahkan banyak pesawat, mulai dari pesawat Boeing, dan tiga helikopter. Selain itu, modifikasi cuaca juga telah dilakukan untuk memudahkan proses evakuasi.

Meski demikian, pihaknya tetap berharap adanya mukjizat untuk bisa menemukan korban selamat dalam insiden tersebut. Sehingga pihaknya masih berupaya untuk melakukan pencarian dan mengumpulkan puing-puing untuk diserahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Saya sampaikan kita masih tetap mengharapkan ada mukjizat, ada korban yang bisa kita selamatkan dalam kondisi hidup," ungkapnya.

"Karena pernah itu kejadian, ada pesawat crash kemudian kondisinya sama terburai pesawatnya, tapi ternyata ada penumpang yang terlempar kemudian mati suri, beberapa hari temukan dalam kondisi hidup," kata Syafii menambahkan.

Diketahui, proses evakuasi terhadap dua jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung masih terus diupayakan hingga hari ini, dan hingga pukul 15.15 WITA, Tim SAR telah memulai proses penarikan jenazah kedua dari dasar jurang.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI