Putin Diundang Bergabung Board of Peace Trump, Israel dan Eropa Bereaksi

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 20 Januari 2026 | 06:51 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (SinPo.id/AP)
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (SinPo.id/AP)

SinPo.id -  Presiden Vladimir Putin diundang untuk bergabung dalam “Board of Peace” yang dibentuk Presiden AS Donald Trump guna menangani konflik global dan mengawasi pemerintahan serta rekonstruksi di Gaza, kata Kremlin, Senin 20 Januari 2026.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia tengah meninjau detail undangan tersebut, namun belum mengonfirmasi apakah Putin akan bergabung. Undangan ini muncul saat invasi Rusia ke Ukraina memasuki tahun keempat dan menunjukkan ketidakmauan Putin untuk menandatangani kesepakatan perdamaian.

Selain Rusia, Uni Eropa dan Thailand juga diminta untuk bergabung. European Commission menyatakan Presiden Komisi Ursula von der Leyen menerima undangan dan akan berdiskusi dengan pemimpin UE lainnya terkait Gaza. Namun, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich menilai inisiatif ini “buruk bagi Israel” dan meminta pembubaran board, mengancam opsi militer terhadap Hamas jika ultimatum diserahkan.

Trump sendiri menekankan bahwa board ini akan mengambil pendekatan baru dalam penyelesaian konflik global, yang disebut bisa menjadi rival Dewan Keamanan PBB. Anggota board nantinya akan mengawasi pelaksanaan fase kedua rencana perdamaian Gaza, termasuk penempatan pasukan internasional, pelucutan senjata Hamas, dan rekonstruksi wilayah.

Keanggotaan permanen board ditentukan dengan kontribusi $1 miliar untuk pembangunan Gaza, meski rincian operasional masih belum jelas. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan kesiapannya mendukung fase kedua rencana perdamaian, meski Inggris belum mengonfirmasi undangan resmi.

Pengumuman resmi daftar anggota diperkirakan akan dilakukan AS dalam beberapa hari ke depan, kemungkinan bersamaan dengan pertemuan World Economic Forum di Davos.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI