DPR Imbau Publik Tak Berspekulasi Soal Hilangnya Pesawat ATR Rute Yogyakarta–Makassar
SinPo.id - Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi, mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab hilangnya kontak pesawat ATR 400 rute Yogyakarta–Makassar, agar tim teknis dan otoritas terkait dapat bekerja secara profesional.
“Publik perlu menahan spekulasi dan memberi ruang bagi tim teknis bekerja. Negara harus hadir dengan tenang, komando yang jelas, dan langkah cepat. Bukan panik, tapi memberi kepastian,” kata Mori, dalam keterangan persnya, dikutip Minggu, 18 Januari 2026.
Pihaknya juga meminta negara untuk hadir secara penuh dengan langkah cepat, terkoordinasi, dan terukur dalam menangani insiden penerbangan tersebut. Karena keselamatan penerbangan merupakan tanggung jawab bersama antara operator maskapai, regulator penerbangan, dan negara.
Oleh sebab itu, kata Mori, setiap pembangunan infrastruktur ke depannya harus disertai dengan jaminan rasa aman bagi masyarakat. Termasuk jaminan keamanan untuk bandara, rute, dan pesawat baru.
Terakhir, pihaknya menyampaikan doa dan empati mendalam kepada keluarga para penumpang yang terdampak insiden hilangnya pesawat tersebut.
“Kepada keluarga penumpang, kami mendoakan agar diberi kekuatan dan kesabaran. Semoga pesawat dapat segera ditemukan dalam kondisi baik dan seluruh penumpang diberikan keselamatan,” tutupnya.
Diketahui, sebuah pesawat jenis ATR 400 tujuan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar hilang kontak di sekitar wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu 17 Januari, dan saat ini pencarian masih dilakukan.
