Wagub DKI Resmikan ERP Fusion PAM Jaya untuk Integrasi Layanan Air

Laporan: Sigit Nuryadin
Kamis, 15 Januari 2026 | 20:31 WIB
Wagub DKI Jakarta Rano Karno (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Wagub DKI Jakarta Rano Karno (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meresmikan peluncuran sistem ERP Fusion PAM Jaya di PAM Jaya Corporate Learning Center, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu, 15 Januari 2026. 

Menurut Rano, sistem ini diklaim menjadi langkah strategis PAM Jaya untuk meningkatkan kualitas layanan air minum perpipaan bagi warga Jakarta.

“Hari ini kita meluncurkan go live ERP Fusion PAM Jaya. Ini adalah satu sistem yang mengintegrasikan seluruh proses dan data,” kata Rano dalam sambutannya.

Dia mengatakan, ERP Fusion dirancang untuk menyatukan data dan proses kerja yang sebelumnya tersebar di berbagai unit. Melalui sistem terpadu tersebut, lanjutnya, tpengelolaan layanan air minum diharapkan menjadi lebih efisien, responsif, dan berkelanjutan.

"Selain ERP Fusion, PAM Jaya juga meluncurkan layanan AI Call Center berbasis kecerdasan buatan. Layanan ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi terkait layanan air minum perpipaan secara cepat dan akurat," ungkapnya. 

Rano mengapresiasi jajaran PAM Jaya yang dinilai terus mendorong inovasi dalam pelayanan publik. Ia menyebut perusahaan daerah itu mengemban target besar untuk mencapai 100 persen layanan air minum perpipaan pada 2029.

“Target ini menuntut kesiapan menyeluruh, mulai dari perencanaan, operasional, hingga pelayanan pelanggan yang saling terhubung dan saling menguatkan. Kehadiran ERP Fusion diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut,” ujarnya.

Kendati demikian, Rano menekankan  keberhasilan implementasi sistem digital sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Dia menyebut lima faktor kunci yang harus diperkuat, yakni talenta, pendidikan, pengalaman, inovasi, dan integritas.

“Sistem secanggih apa pun tidak akan berjalan optimal tanpa didukung sumber daya manusia yang andal. ERP Fusion PAM Jaya diharapkan tidak hanya menjadi terobosan teknologi, tetapi juga penggerak perubahan budaya kerja dan peningkatan kualitas pelayanan kepada warga Jakarta,” kata Rano.

Dia juga mendorong PAM Jaya membuka ruang rekrutmen bagi talenta muda, memperkuat budaya inovasi, serta menjaga integritas sebagai fondasi pelayanan publik. 

"Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan target layanan air minum perpipaan tercapai sesuai rencana," tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI