Polisi: Rantai di Exit Tol Rawa Buaya Dipasang Dishub Bukan Pak Ogah
SinPo.id - Polisi meluruskan narasi yang menyebut Pak Ogah melakukan pungutan liar (pungli) dengan cara memasang rantai dan gembok di exit Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Padahal faktanya, rantai dan gembok itu bukan dipasang Pak Ogah melainkan oleh Dishub DKI untuk menutup jalan tersebut.
"Penutupan jalan itu memang dari Dishub yang menggembok dan rantai untuk penutupan jalan," kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Aang Kaharudin kepada wartawan, Kamis, 15 Januari 2026.
Menurutnya, buka tutup pemasangan rantai itu telah dijadwalkan oleh Dishub DKI. Penutupan dilakukan pada jam 06.00-11.00 WIB. "Jadi jam 11.00 dan seterusnya baru dibuka," ujarnya.
Oleh karena itu, Aang menegaskan, tidak benar narasi bahwa penutupan jalan dengan cara dipasang rantai itu untuk dimanfaatkan pungli oleh Pak Ogah.
"Tidak benar itu narasi. Pak ogah baru mulai beroperasi mengatur lalu lintas setelah petugas Dishub membuka akses jalan sesuai jadwal," terangnya.
Sebelumnya, dalam video yang viral terlihat tiga orang berjaga di off ramp exit tol Rawa Buaya. Dalam narasinya, disebutkan para pelaku meminta uang kepada pengendara mobil untuk membuka rantai dan barrier yang menutup akses ke jalan protokol. Belum diketahui kapan video itu diambil.
