Dishub Imbau Pengendara Tak Berhenti Saat Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:20 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bongkar tiang monorel. (Agus Priatna/SinPo.id)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bongkar tiang monorel. (Agus Priatna/SinPo.id)

SinPo.id - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau pengendara yang melintas di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, tetap melaju dan tidak berhenti saat proses pembongkaran tiang monorel mangkrak berlangsung. 

Imbauan itu disampaikan untuk mencegah perlambatan arus lalu lintas akibat pengendara yang berhenti untuk melihat pekerjaan di lokasi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, kendaraan yang melambat atau berhenti di sekitar area pembongkaran berpotensi menimbulkan antrean panjang, kendati pekerjaan dilakukan di luar jam sibuk.

“Yang kami minta, pengendara tetap bergerak. Jangan berhenti hanya untuk melihat proses pekerjaan karena itu akan berdampak ke arus di belakangnya,” kata Syafrin kepada wartawan, Rabu, 14 Januari 2026.

Syafrin menyebutkan, Dishub DKI menyiagakan 15 personel setiap hari untuk mengatur lalu lintas selama pembongkaran berlangsung. 

"Petugas ditempatkan di sekitar titik pekerjaan guna memastikan kendaraan tetap mengalir dan tidak terjadi penumpukan," ungkapnya. 

Dia menjelaskan, pembongkaran dilakukan secara bertahap dengan target satu tiang monorel per hari. Dengan skema tersebut, kata Syafrin, Dishub DKI berupaya menjaga agar dampak pekerjaan terhadap lalu lintas tetap minimal.

Menurut Syafrin, selama proses pembongkaran tidak ada penutupan jalan karena pekerjaan dilakukan pada malam hari, yakni pukul 23.00 hingga 05.00 WIB. Dia menyebut, pengaturan lalu lintas hanya dilakukan pada segmen tertentu sesuai dengan lokasi tiang yang dibongkar.

“Pekerjaan dikerjakan malam hari, jadi tidak ada penutupan jalan. Yang ada hanya pengaturan lalu lintas agar tetap lancar,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI