Jumlah Korban Tewas dalam Aksi Unjuk Rasa di Iran Capai 2 Ribu Orang
SinPo.id - Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di Amerika Serikat (AS), melaporkan jumlah korban tewas akibat protes nasional di Iran telah melampaui 2.000 orang.
Adapun dari jumlah korban tewas tersebut 1.850 merupakan demonstran, 135 individu yang berafiliasi dengan pemerintah, sembilan orang berusia di bawah 18 tahun, dan sembilan warga sipil non-demonstran.
"Jumlah korban tewas meningkat menjadi setidaknya 2.003," kata para aktivis, dilansir dari CNA, Rabu 14 Januari 2026.
Angka tersebut jauh melampaui jumlah korban tewas dari protes atau kerusuhan lainnya di Iran dalam beberapa dekade dan mengingatkan pada kekacauan yang pernah terjadi selama Revolusi Islam 1979 di negara itu.
Televisi pemerintah Iran juga telah memberikan pengakuan resmi pertama atas banyaknya korban jiwa dalam aksi unjuk rasa tersebut. Namun tidak merilis jumlah korban tewas.
Sementara itu pada Senin malam, Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif impor 25 persen untuk produk dari negara mana pun yang berbisnis dengan Iran - eksportir minyak utama. Namun, Teheran belum menanggapi pengumuman tersebut.

