Menhaj: Petugas Harus Utamakan Jemaah, Jangan Kepikiran Nebeng Haji

Laporan: Tio Pirnando
Minggu, 11 Januari 2026 | 20:27 WIB
Menhaj Gus Irfan, beri pembekalan petugas PPIH. (Agus Priatna/SinPo.id)
Menhaj Gus Irfan, beri pembekalan petugas PPIH. (Agus Priatna/SinPo.id)

SinPo.id - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan, mengingatkan kepada petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) untuk mengutamakan pelayanan secara maksimal kepada jemaah selama bertugas. Karena itu, sangat penting meluruskan niat, bersikap adaptif, profesional, dan berorientasi pada solusi, dalam menjalankan tugas.

"Saudara sekalian, seperti saya sampaikan tadi, jangan berpikiran kita berangkat, Anda berangkat untuk 'nunut' haji, nebeng haji. Niatkanlah berangkat sebagai petugas haji. Niatkanlah berangkat sebagai pelayan tamu-tamu Allah," kata Gus Irfan dalam Pembukaan Diklat PPIH di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu, 11 Januari 2026. 

Menurut Gus Irfan, dengan niat yang benar, maka petugas PPIH akan mengetahui prioritas utama saat berangkat ke Arab Saudi. Termasuk ketika dihadapkan pada situasi sulit antara menjalankan ritual pribadi atau membantu jemaah.

"Jika pada satu saat ada pilihan apakah harus menjalankan ritual haji, apakah harus ataukah harus melayani jemaah, sudah jelas pilihannya melayani jemaah," pesannya.

Oleh karena itu, melalui Diklat ini, selain mendapatkan pembekalan bahasa Arab, kedisplinan, pengetahuan tentang haji, serta berbagai hal terkait haji, para petugas juga mengetahui tugas-tugas yang akan diembannya, pembagian kelompok, pos penempatan, dan lain sebagainya.

"Akan dibagi tugas di mana, posisinya di mana, posnya, kepala posnya siapa, temannya dan sebagainya. Sehingga berangkat pun sudah paham tugasnya, sudah tahu teman-teman yang akan jadi tim," tukasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI