Pramono Tegaskan Belum Ada Pembahasan Kenaikan Tarif Transjakarta
SinPo.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI belum memutuskan penyesuaian tarif Transjakarta. Hingga kini, kata dia, belum ada pembahasan khusus mengenai rencana kenaikan tarif layanan bus rapid transit tersebut.
“Untuk hal yang berkaitan dengan Transjakarta, kan belum ada pembahasan secara khusus mengenai naik atau tidak naik,” ujar Pramono, Minggu, 11 Januari 2026.
Pramono mengatakan, keputusan terkait kenaikan tarif dari Rp3.500 masih akan dikaji sebelum diumumkan kepada publik. Dia menegaskan pengumuman resmi akan disampaikan langsung olehnya.
“Sedangkan untuk tarif transportasi, terutama Transjakarta, pada saatnya saya akan umumkan sendiri,” kata Pramono.
Sebelumnya, Pramono menyatakan pemerintah provinsi masih mengkaji rencana kenaikan tarif Transjakarta secara menyeluruh.
Dia menegaskan keputusan akhir akan mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan kondisi keuangan operator, bukan sekadar kebutuhan menutup biaya operasional.
“Soal tarif Transjakarta, sedang dikaji. Dalam pengkajian itu, apakah nanti diputuskan naik atau tidak, saya akan memutuskan pada saat yang tepat,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu, 5 November 2025.
Pramono mengatakan kajian tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari struktur subsidi transportasi publik, biaya bahan bakar, hingga pengaruh terhadap pengguna berpenghasilan rendah. Dia menekankan, pemerintah tidak ingin keputusan tarif justru membebani masyarakat.
