Home /

Persib vs Persija: Duel Klasik Penentuan Harga Diri dan Puncak Klasemen BRI Super League

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:19 WIB
Liga 1
Liga 1

SinPo.id -  Kota Bandung bersiap menjadi panggung laga klasik Indonesia yang sarat gengsi. Persib Bandung akan menjamu rival abadi Persija Jakarta pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 11 Januari 2026 pukul 15.30 WIB.

Pertarungan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan duel harga diri, kehormatan, dan kebanggaan dua kota besar dengan fanatisme suporter luar biasa: Bobotoh dan The Jakmania.

Persib Bandung: Harga Diri Bobotoh Kapten Persib, Marc Klok, menegaskan laga ini adalah partai spesial yang mempertaruhkan kebanggaan Bandung. “Game ini adalah big match, pertandingan spesial untuk harga diri kota ini. Kami ingin membuat Bobotoh bangga,” ujarnya.

Pelatih Bojan Hodak menambahkan, motivasi pemain sudah mengalir deras tanpa perlu dorongan tambahan. Hodak membawa rekor positif melawan Persija: dua kemenangan di Bandung dan satu hasil imbang di Bekasi dalam dua musim terakhir. “Saya harap rekor bagus ini bisa berlanjut,” tegasnya.

Persib juga akan menurunkan sejumlah pemain baru seperti Thom Haye dan Eliano Reijnders, yang akan merasakan atmosfer panas rivalitas klasik untuk pertama kalinya.

Persija Jakarta: Ambisi Puncak Klasemen Bagi Persija, laga ini adalah ujian pamungkas untuk menutup putaran pertama. Kemenangan di Bandung akan membawa Macan Kemayoran ke puncak klasemen, unggul satu poin dari pesaing terdekat.

Pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, menegaskan timnya siap bertarung demi kebanggaan Jakmania. “Kami tahu pertandingan ini sangat penting. Para pemain sangat termotivasi untuk memberikan yang terbaik,” ucapnya.

Persija kini dalam kondisi lebih bugar dengan kembalinya Jordi Amat, Emaxwell Souza, dan Gustavo Almeida. Produktivitas gol tinggi dengan 32 gol musim ini, termasuk kontribusi top skor Maxwell Souza, menjadi senjata utama.

Rivalitas Abadi Persib membawa tren positif di bawah Hodak, sementara Persija datang dengan ambisi besar dan investasi pemain asing berkualitas. Rivalitas panjang ini kembali memanas, dengan GBLA berkapasitas 38 ribu penonton siap bergemuruh.

Pertandingan ini bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan soal gengsi, sejarah, dan kebanggaan dua kota besar. Bandung dan Jakarta akan kembali dipertemukan dalam duel klasik yang selalu menghadirkan drama.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI