Home /

Digitalisasi Jadi Kunci, Jasa Marga Dorong Kemudahan dan Keamanan Pengguna Jalan Tol

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 11 Januari 2026 | 01:07 WIB
Ilustrasi jalan tol Probolinggo - Banyuwangi. (SinPo.id/dok. KemenPU)
Ilustrasi jalan tol Probolinggo - Banyuwangi. (SinPo.id/dok. KemenPU)

SinPo.id -  PT Jasa Marga (Persero) Tbk menekankan pentingnya peran digitalisasi untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna jalan tol dalam berlalu lintas. Pemanfaatan teknologi dinilai menjadi kunci untuk menciptakan layanan yang lebih efisien, aman, dan ramah pengguna.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa penggunaan teknologi digital seperti aplikasi Travoy memungkinkan transaksi di jalan tol berjalan lebih mulus atau seamless, membantu pencarian rute perjalanan, hingga mengurangi sampah dari resi fisik yang biasanya dicetak di mesin tap in dan tap out.

“Ini kami hadirkan untuk memastikan pengguna jalan tol memperoleh informasi yang akurat, respons layanan yang lebih cepat, serta pengalaman perjalanan yang semakin aman, nyaman, dan efisien melalui satu genggaman,” ujar Rivan dalam acara Travoy Fest di Jakarta, Sabtu.

Travoy sendiri merupakan aplikasi yang berfungsi sebagai asisten digital perjalanan di jalan tol. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pengguna merencanakan perjalanan dengan menyediakan informasi lalu lintas secara real-time, akses layanan darurat, serta berbagai fitur pendukung keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Rivan menjelaskan, Jasa Marga terus melakukan peningkatan fitur pendukung dalam aplikasi tersebut. Beberapa di antaranya adalah akses CCTV real-time dengan kamera yang lebih cerdas dan mudah diakses, dukungan jaringan yang lebih andal, serta penambahan jumlah lokasi pemasangan kamera. Selain itu, tersedia pula fitur resi digital yang memungkinkan pengguna memperoleh riwayat transaksi di gerbang tol secara daring.

“Peningkatan fitur ini diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus transparansi bagi pengguna jalan tol,” katanya.

Fitur lain yang turut dikembangkan adalah layanan Towing untuk pemesanan derek secara daring di jalan tol, serta integrasi dan rebranding fitur “Travoy Go” yang sebelumnya dikenal sebagai “Let It Flo” guna mempermudah transaksi tol. Sejumlah fitur tambahan juga disiapkan untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara menyeluruh.

Selain penguatan layanan digital, Jasa Marga juga menggelar Travoy Fest 2026 sebagai program lanjutan dari Road Safety Rangers. Program ini dikemas dengan format yang lebih interaktif dan inklusif, serta difungsikan sebagai forum temu pelanggan untuk menyerap masukan langsung dari pengguna jalan tol.

Travoy Fest juga menjadi sarana customer engagement sekaligus upaya memperkuat kapabilitas Jasa Marga dalam merespons kebutuhan pengguna jalan secara proaktif. Program ini turut menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Jasa Marga, dengan fokus kontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 4, yakni Pendidikan Berkualitas.

Sejak pertama kali diinisiasi pada 2017, Jasa Marga terus mengembangkan kampanye keselamatan lalu lintas yang adaptif terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan teknologi. Upaya tersebut dilakukan dengan tujuan akhir menciptakan mobilitas yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan di seluruh jaringan jalan tol Jasa Marga Group.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI