Unjuk Rasa Meluas, Pemerintah Iran Putus Internet dan Telepon Internasional
SinPo.id - Pemerintah Iran memutus akses internet dan panggilan telepon internasional seiring dengan meluasnya aksi unjuk rasa anti pemerintah yang berlangsung hingga Jumat pagi, dan telah menewaskan sejumlah orang.
Berdasarkan video pendek daring yang dibagikan oleh para aktivis, terlihat para demonstran meneriakkan protes terhadap pemerintah Iran di sekitar api unggun dan di antara puing-puing berserakan di jalanan ibu kota, Teheran, serta daerah lainnya.
"Agen teroris AS dan Israel membakar dan memicu kekerasan," kata media Pemerintah Iran menuduh Israel dan AS berada di balik kericuhan tersebut. Dilansir dari AP, Jumat, 9 Januari 2026.
Adapun aksi unjuk rasa tersebut dipicu oleh persoalan perekonomian Iran dan seruan dari Putra Mahkota Reza Pahlavi yang diasingkan. Sejumlah masyarakat terpengaruh dengan seruan tersebut dan mengikuti perintah untuk turun ke jalan.
Sementara itu, menurut Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia yang berbasis di AS, kekerasan dalam aksi unjuk rasa di Iran telah menewaskan sedikitnya 42 orang, dan lebih dari 2.270 lainnya telah ditahan.
