Meutya: Jaringan Telekomunikasi di Aceh Sudah Pulih 95 Persen

Laporan: Tio Pirnando
Senin, 05 Januari 2026 | 18:14 WIB
Menkomdigi Meutya Hafid. (SinPo.id/dok. Komdigi)
Menkomdigi Meutya Hafid. (SinPo.id/dok. Komdigi)

SinPo.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan, pemulihan infrastruktur jaringan di wilayah terdampak bencana, khususnya Aceh, telah melampaui 95 persen. 

Menurut dia, prioritas pemulihan jaringan ini sangat penting agar warga tetap dapat terhubung dengan keluarga, dan mengakses informasi darurat.

"Konektivitas di Aceh sudah 95 persen untuk seluruh operator dan beroperasi dengan uptime yang cukup tinggi. Kami berharap ini membantu warga tetap terhubung," kata Meutya usai penutupan Posko Nataru, Senin, 5 Januari 2026.

Meutya memastikan, seluruh operator telekomunikasi, termasuk Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan juga XLSMART yang dilibatkan, terus bekerja maksimal dalam percepatan pemulihan dan perbaikan BTS yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Saat ini, dari total 3.208 base transceiver station (BTS) di wilayah Aceh, tercatat hanya tujuh BTS yang masih dalam proses perbaikan. 

Meutya kembali menekankan, pulihnya BTS ini bukan hanya tersedianya sarana komunikasi bagi warga, tetapi menjadi penanda awal pemulihan kehidupan setelah bencana.

"Kami berharap bisa membantu keluarga besar kita di Aceh. Dari 3.208 BTS, hanya 7 yang belum tercakup. Artinya, di atas 95 persen sudah beroperasi kembali," tandasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI