Trump Klaim Saksikan Penangkapan Maduro Seperti Acara TV, AS Umumkan Ambil Alih Venezuela

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 04 Januari 2026 | 00:56 WIB
AS dan Venezuela (Sinar Harian)
AS dan Venezuela (Sinar Harian)

SinPo.id -  Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim menyaksikan secara langsung proses penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh militer AS dari sebuah ruangan di klub pribadinya, Mar-a-Lago, Florida. Trump menyebut momen tersebut terasa seperti sedang menonton acara televisi.

Dalam wawancara telepon dengan Fox News yang dilansir CNN, Trump mengatakan operasi penangkapan itu sangat kompleks dan melibatkan manuver militer tingkat tinggi yang menurutnya tidak bisa dilakukan oleh negara lain mana pun.

“Saya menontonnya secara harfiah, seperti sedang menonton acara televisi,” ujar Trump. Ia mengaku berada di sebuah ruangan bersama para jenderal militer saat operasi berlangsung dan menyaksikan setiap tahap secara langsung, termasuk saat pasukan AS mendobrak pintu baja dan melumpuhkan pengamanan dalam hitungan detik.

Trump mengeklaim warga Venezuela menyambut penangkapan Maduro dengan gembira. Menurutnya, negara tersebut telah lama berada di bawah rezim kediktatoran dan rakyat Venezuela mencintai Amerika Serikat. Ia juga menyebut Maduro sempat mencoba bernegosiasi, namun ditolak.

Tak lama setelah penangkapan, Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan memimpin Venezuela untuk sementara waktu hingga proses transisi pemerintahan dinilai aman dan stabil.

“Kami akan memimpin negara ini sampai saatnya kami dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana,” kata Trump dalam konferensi pers dari Mar-a-Lago. Namun, ia tidak menyebutkan batas waktu pasti untuk masa transisi tersebut.

Trump turut mengungkap detail operasi yang disebutnya berlangsung dalam kondisi gelap total, termasuk pemadaman sebagian besar lampu di Caracas. Ia memuji keberhasilan pasukan AS yang, menurutnya, mampu melumpuhkan seluruh kemampuan militer Venezuela tanpa kehilangan satu pun personel atau peralatan.

Dalam pernyataan lanjutan, Trump mengatakan Maduro dan istrinya kini berada di atas kapal perang USS Iwo Jima dan tengah dibawa menuju New York. Ia menyebut Maduro diangkut menggunakan helikopter dari Venezuela menuju kapal induk tersebut.

“Helikopter membawa mereka keluar. Mereka sekarang menuju New York,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa Maduro “harus menyerah dan tunduk”.

Trump juga mengunggah foto di platform Truth Social yang memperlihatkan Maduro dalam tahanan di atas USS Iwo Jima. Dalam foto tersebut, Maduro terlihat mengenakan penutup mata, pelindung telinga, serta borgol di tangannya.

Trump menegaskan operasi tersebut melibatkan helikopter dan jet tempur dalam jumlah besar. Meski satu helikopter sempat terkena tembakan, ia memastikan seluruh aset militer AS berhasil kembali dengan selamat.

“Kami tidak kehilangan pesawat. Tidak ada satu pun anggota militer Amerika yang tewas,” ujar Trump.

Pernyataan Trump ini langsung memicu perhatian global dan memanaskan tensi geopolitik di Amerika Latin, sementara masa depan pemerintahan Venezuela kini berada di bawah sorotan dunia internasional.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI