Malam Tahun Baru Berpotensi Hujan dan Angin Kencang, BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 31 Desember 2025 | 05:38 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem. (SinPo.id/dok. KemenPU)
Ilustrasi cuaca ekstrem. (SinPo.id/dok. KemenPU)

SinPo.id -  Malam pergantian tahun, Rabu 31 Desember 2025, diprediksi akan diwarnai cuaca kurang bersahabat di sebagian besar wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca harian sekaligus peringatan dini cuaca ekstrem menjelang Tahun Baru 2026.

Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan hingga lebat dan berawan tebal mendominasi kondisi cuaca di kota-kota besar Indonesia pada malam tahun baru. Di wilayah Sumatra, kota-kota seperti Banda Aceh, Medan, Padang, Bengkulu, Palembang, hingga Bandar Lampung diperkirakan diguyur hujan, bahkan hujan petir di beberapa wilayah seperti Pekanbaru dan Lampung.

Di Pulau Jawa, hujan ringan hingga hujan petir berpotensi terjadi di Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya. Kondisi ini menandakan bahwa perayaan malam tahun baru di ruang terbuka perlu diantisipasi dengan perlengkapan hujan dan kewaspadaan ekstra.

Sementara itu, wilayah Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara menunjukkan variasi cuaca. Pontianak berpotensi hujan lebat pada siang hari yang berlanjut hujan ringan malam hari. Denpasar relatif cerah berawan sepanjang hari, sedangkan Kupang diperkirakan diguyur hujan ringan sejak dini hari hingga malam.

Untuk Sulawesi dan Papua, hujan ringan diprakirakan terjadi di Manado dan Makassar, sementara Jayapura relatif cerah berawan sepanjang hari hingga malam pergantian tahun.

Selain prakiraan harian, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat dan angin kencang yang berlaku pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Wilayah dengan level siaga hujan lebat–sangat lebat antara lain Sumatera Utara, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

Adapun peringatan angin kencang dikeluarkan untuk wilayah seperti Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, dan Jawa Barat.

BMKG mengimbau masyarakat yang merayakan malam tahun baru agar menyesuaikan rencana kegiatan dengan kondisi cuaca, menghindari area rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang, serta terus memantau informasi resmi dari BMKG.

Mengutamakan keselamatan dan kesiapsiagaan menjadi kunci agar momen menyambut Tahun Baru 2026 tetap berlangsung aman dan nyaman, meski di tengah potensi cuaca ekstrem.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI