Home /

Badai Musim Dingin Terjang Gaza, Ribuan Tenda Pengungsi Roboh

Laporan: Galuh Ratnatika
Selasa, 30 Desember 2025 | 13:49 WIB
(SinPo.id/Jurnalis Gaza, Mohammad Rabah)
(SinPo.id/Jurnalis Gaza, Mohammad Rabah)

SinPo.id - Angin kencang dan hujan lebat melanda berbagai bagian Jalur Gaza, merobohkan ribuan tenda yang menampung pengungsi, dan memperparah penderitaan warga Gaza.

Berdasarkan laporan yang diterima SinPo.id dari Jurnalis Gaza Mohammad Rabah, banjir merendam tenda-tenda di daerah dataran rendah, sementara hembusan angin kencang merobohkan tenda-tenda lain.

Badai tersebut telah memaksa para keluarga, termasuk anak-anak, tinggal di luar di tengah cuaca dingin tanpa tempat perlindungan, karena usaha mereka mengamankan tenda sia-sia.

Terlebih Jalur Gaza saat ini berada di bawah cengkeraman sistem tekanan rendah kutub baru, dengan kecepatan angin mencapai hingga 100 kilometer per jam, disertai hujan deras.

Ratusan ribu pengungsi Palestina terpaksa tinggal di tenda-tenda yang rusak dan tidak memberikan perlindungan dari dingin atau hujan, di tengah kekurangan pasokan pemanas dan pakaian musim dingin.

"Penderitaan mereka semakin memburuk dengan datangnya badai musim dingin, yang sejak awal Desember telah merenggut nyawa 25 warga Palestina. Termasuk enam anak yang meninggal karena kedinginan ekstrem." kata Pertahanan Sipil Palestina, dikutip Selasa, 30 Desember 2025.

"Yang lainnya tewas karena bangunan yang runtuh atau jatuh ke dalam lubang penampungan air hujan dan sumur, menurut Pertahanan Sipil Palestina," imbuh pernyataan tersebut.

Badai itu juga telah memengaruhi lebih dari seperempat juta pengungsi dari sekitar 1,5 juta orang yang tinggal di tenda dan tempat penampungan darurat yang bahkan tidak memenuhi standar perlindungan paling dasar.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI