Sorotan Liga Eropa Jelang Akhir Tahun: Mentalitas Leeds Dipuji, Archie Gray Bersinar, Napoli Bangkit
SinPo.id - Sejumlah pelatih klub Eropa memberikan sorotan tajam terhadap performa tim dan pemain mereka usai rangkaian laga Liga Inggris dan Liga Italia 2025/2026 jelang pergantian tahun. Dari pujian atas mentalitas, kebangkitan usai tertinggal, hingga kekecewaan karena dominasi yang tak berbuah gol, akhir pekan ini menghadirkan beragam cerita menarik.
Pelatih Leeds United Daniel Farke memuji mentalitas anak asuhnya saat menahan imbang tuan rumah Sunderland 1-1 pada lanjutan Liga Inggris, Minggu 28 Desember 2025. Meski demikian, ia menegaskan tidak ada alasan untuk merayakan hasil tersebut.
“Satu poin itu bagus, terutama ketika didapatkan setelah kami tertinggal. Namun tidak ada perayaan karena kami sebetulnya bisa memenangkan pertandingan,” ujar Farke.
Leeds tertinggal lebih dulu lewat gol Simon Adingra pada menit ke-28, sebelum Dominic Calvert-Lewin menyamakan skor pada awal babak kedua. Dominasi penguasaan bola dan jumlah peluang membuat Farke menilai timnya pantas meraih hasil lebih. Hasil imbang itu membawa Leeds berada di peringkat 16 klasemen sementara dengan 20 poin, sementara Sunderland menempati posisi tujuh dengan 28 poin.
Dari London, pelatih Tottenham Hotspur Thomas Frank melontarkan pujian kepada gelandang muda Archie Gray yang mencetak gol debut sekaligus membawa Spurs menang 1-0 atas Crystal Palace. Frank menilai pemain berusia 19 tahun itu terus menunjukkan perkembangan signifikan.
“Saya merasa Archie terus berkembang. Dia menunjukkan mengapa dirinya memiliki potensi yang sangat bagus,” kata Frank.
Gol Gray dari situasi bola mati menjadi penentu kemenangan Spurs, yang kini naik ke peringkat 11 klasemen. Sebaliknya, kekalahan tersebut membuat pelatih Crystal Palace Oliver Glasner frustrasi. Ia menilai timnya tampil dominan namun gagal memaksimalkan peluang.
“Saya tidak ingat ada tim Palace yang mendominasi Tottenham seperti hari ini, tetapi kami tetap kalah,” ujar Glasner.
Beralih ke Italia, penyerang Napoli Rasmus Hojlund menjadi bintang kemenangan 2-0 atas Cremonese dengan memborong dua gol. Hojlund mengaku senang bisa membantu tim kembali ke jalur kemenangan setelah hasil kurang maksimal di laga sebelumnya.
“Mencetak dua gol rasanya luar biasa, apalagi bisa membantu tim meraih tiga poin penting,” kata Hojlund.
Kemenangan tersebut membuat Napoli menutup tahun di posisi ketiga klasemen sementara Liga Italia dengan 34 poin. Pelatih Antonio Conte pun optimistis peluang mempertahankan gelar tetap terbuka.
Sementara itu, Inter Milan semakin kukuh di puncak klasemen Serie A usai menundukkan Atalanta 1-0. Pelatih Cristian Chivu memuji kontribusi lini serang timnya, khususnya peran Francesco Pio Esposito yang memberikan assist untuk gol Lautaro Martinez.
“Kami senang memiliki para penyerang yang menikmati permainan dan memberi kontribusi besar,” ujar Chivu.
Inter kini mengoleksi 36 poin dari 16 pertandingan. Di laga lain, Sassuolo yang diperkuat Jay Idzes ditahan imbang Bologna 1-1. Bek Tarik Muharemovic menjadi penyelamat lewat gol penyeimbang, sementara pelatih Fabio Grosso tetap menyayangkan hasil imbang meski mengakui satu poin penting dari laga tandang.
Rangkaian hasil ini menegaskan ketatnya persaingan di Liga Inggris dan Liga Italia menjelang tahun baru, dengan setiap poin menjadi krusial bagi posisi klasemen dan ambisi klub sepanjang musim 2025/2026.

