Pemprov DKI Dorong Jakarta Light Festival sebagai Ruang Publik Inklusif Akhir Tahun

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 28 Desember 2025 | 14:36 WIB
(SinPo.id/Pemprov DKI)
(SinPo.id/Pemprov DKI)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta Light Festival sebagai upaya menghadirkan ruang publik yang inklusif dan aman bagi masyarakat pada momentum akhir tahun. Festival cahaya ini digelar di sejumlah titik strategis ibu kota, termasuk Bundaran Hotel Indonesia dan Kawasan Kota Tua Jakarta.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Andhika Permata mengatakan, Jakarta Light Festival dirancang tidak hanya sebagai tontonan visual, tetapi juga sebagai ruang perjumpaan warga dengan pendekatan keselamatan dan kenyamanan pengunjung.

“Penyelenggaraan acara ini mengedepankan koordinasi lintas perangkat daerah serta unsur pengamanan. Kenyamanan dan keselamatan pengunjung menjadi perhatian utama,” kata Andhika dalam keterangannya, Minggu, 28 Desember 2025.

Menurut Andhika, festival ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menghidupkan ruang kota pada malam hari sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat Jakarta yang beragam. 

"Instalasi cahaya dan visual tematik dipilih untuk membangun suasana kebersamaan di ruang publik," ungkapnya. 

Pada perayaan Natal, kata dia, instalasi cahaya di Bundaran HI menampilkan nuansa reflektif dengan pesan toleransi dan cinta kasih. Sementara itu, pada malam pergantian tahun, pusat kegiatan dialihkan ke Kawasan Kota Tua melalui video mapping pada bangunan bersejarah dan instalasi cahaya interaktif.

“Melalui narasi visual, kami ingin mengajak masyarakat melihat Jakarta sebagai rumah bersama yang dijaga dengan solidaritas,” ujar Andhika.

Selain menghadirkan hiburan publik, lanjutnya, Jakarta Light Festival juga dimanfaatkan sebagai sarana kepedulian sosial. Dia menyampaikan, Disparekraf DKI Jakarta bekerja sama dengan BAZNAS (BAZIS) membuka program donasi bagi warga terdampak bencana di Sumatera.

Lebih lanjut, Andhika mengungkapkan, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari pesan festival yang mengusung tagar #JagaJakarta–Jakarta Bersinar.

Adapun seluruh rangkaian Jakarta Light Festival terbuka untuk umum dan berlangsung hingga pergantian tahun, dengan pengaturan pengamanan dan pengelolaan kerumunan untuk memastikan akses yang ramah keluarga dan dapat dinikmati berbagai lapisan masyarakat.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI