Menag: Pergantian Tahun Jangan Dihabiskan dengan Huru-hara

Laporan: Tio Pirnando
Sabtu, 27 Desember 2025 | 15:58 WIB
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. (SinPo.id/Ashar)
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. (SinPo.id/Ashar)

SinPo.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak masyarakat untuk menjadikan penghujung tahun sebagai momentum refleksi spiritual dan penguatan nilai kebangsaan. Bukan diisi dengan euforia berlebihan yang minim makna.

"Penghujung tahun ini mari kita isi dengan refleksi, doa, dan kegiatan yang membawa keberkahan. Jangan dihabiskan dengan hura-hura yang tidak memberi manfaat bagi diri, masyarakat, maupun bangsa," Nasaruddin, Sabtu, 27 Desember 2025.

Menurut Nasaruddin, akhir tahun seharusnya menjadi waktu untuk melakukan muhasabah, memperkuat kedekatan kepada Allah SWT, serta meneguhkan komitmen kebangsaan. Al-Qur’an memberikan pedoman agar setiap momentum kehidupan dimaknai secara bijak dan produktif.

Menag juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial. Ia mengimbau agar sebagian rezeki disalurkan kepada saudara-saudara yang terdampak musibah, khususnya masyarakat di Sumatra.

"Solidaritas dan empati adalah wujud nyata ajaran Al-Qur’an. Saat saudara kita tertimpa musibah, kehadiran dan bantuan kita, sekecil apa pun, sangat berarti," ucapnya. 

Selain itu, ia juga mengingatkan untuk memperbanyak rasa syukur atas berbagai nikmat dan capaian yang telah diraih sepanjang tahun. Rasa syukur tersebut harus diwujudkan dalam sikap positif, etos belajar yang kuat, serta kontribusi nyata bagi bangsa.

Tak lupa, ia mengimbau untuk berdoa bersama dan mendoakan kerukunan, kedamaian Indonesia. Harapannya agar bangsa Indonesia senantiasa dilindungi dari perpecahan, diberi kekuatan untuk menjaga persatuan, serta dianugerahi kehidupan berbangsa yang rukun dan harmonis.

"Kerukunan dan kedamaian adalah modal utama pembangunan bangsa. Kita mohon kepada Allah SWT agar Indonesia selalu berada dalam lindungan-Nya, damai, bersatu, dan maju," tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI