Pria di Inggris Didakwa Membius dan Memerkosa Mantan Istri Bersama Lima Pria Lain Selama 13 Tahun
SinPo.id - Seorang pria di Inggris didakwa membius dan memperkosa mantan istrinya bersama lima pria lain dalam serangkaian kejahatan seksual yang diduga berlangsung selama lebih dari satu dekade.
Pria bernama Philip Young (49) didakwa atas 56 tindak pidana, termasuk pemerkosaan terhadap mantan istrinya, Joanne Young, yang secara sukarela mencabut hak anonimitasnya. Kepolisian Wiltshire menyatakan Philip Young akan menjalani sidang di Swindon Magistrates’ Court, Selasa mendatang.
Philip Young menghadapi 11 dakwaan pemerkosaan serta tuduhan memberikan zat dengan tujuan melumpuhkan korban agar memungkinkan terjadinya aktivitas seksual. Selain itu, ia juga didakwa atas kasus voyeurisme, kepemilikan gambar pornografi anak, serta kepemilikan gambar ekstrem.
Pihak kepolisian mengungkapkan, selain Philip Young, lima pria lain juga didakwa atas kejahatan seksual terhadap Joanne Young. Dugaan tindak pidana tersebut terjadi dalam rentang waktu 2010 hingga 2023.
Kelima pria tersebut adalah:
Norman Macksoni (47), warga Sharnbrook, didakwa satu kasus pemerkosaan dan kepemilikan gambar ekstrem.
Dean Hamilton (47), tanpa alamat tetap, didakwa satu kasus pemerkosaan, penyerangan seksual dengan penetrasi, serta dua dakwaan pelecehan seksual.
Connor Sanderson Doyle (31), warga Swindon, didakwa penyerangan seksual dengan penetrasi dan pelecehan seksual.
Richard Wilkins (61), warga Swindon, didakwa satu kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual.
Mohammed Hassan (37), warga Swindon, didakwa pelecehan seksual.
Detektif Superintenden Geoff Smith dari Kepolisian Wiltshire menyebut kasus ini sebagai perkembangan besar dalam penyelidikan yang kompleks dan panjang.
“Korban dalam kasus ini, Joanne, telah memutuskan untuk mencabut hak anonimitas hukumnya. Ia didampingi petugas khusus sejak awal proses dan keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai diskusi dengan aparat dan layanan pendukung,” ujarnya.
Sementara itu, James Foster, jaksa spesialis dari Crown Prosecution Service (CPS), menyatakan pihaknya telah mengesahkan penuntutan terhadap keenam terdakwa setelah memastikan terdapat cukup bukti dan proses hukum dinilai memenuhi kepentingan publik.
“Kami bekerja erat dengan Kepolisian Wiltshire selama penyelidikan dugaan kejahatan seksual serius yang berlangsung selama 13 tahun ini,” kata Foster.
Kasus ini akan berlanjut ke proses persidangan untuk menentukan tanggung jawab pidana masing-masing terdakwa.
