Kabinet Israel Setujui 19 Pemukiman Yahudi Baru di Tepi Barat, Ancam Kedaulatan Palestina
SinPo.id - Kabinet Israel telah menyetujui proposal untuk belasan pemukiman Yahudi baru di Tepi Barat yang diduduki, seiring dengan keputusan pemerintah Israel yang terus mendorong pembangunan besar-besaran di wilayah tersebut.
"Kabinet Israel telah menyetujui proposal untuk 19 pemukiman Yahudi baru di Tepi Barat," kata Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, dilansir dari AP, Senin, 22 Desember 2025.
Hal itu menjadikan jumlah total pemukiman baru selama beberapa tahun terakhir menjadi 69, dan keberadaan pemukiman baru di Tepi Barat telah mengancam kedalautan negara Palestina yang terjajah.
Menurut Peace Now, sebuah kelompok pengawas anti-pemukiman, persetujuan tersebut meningkatkan jumlah pemukiman di Tepi Barat menjafi hampir 50 persen selama masa pemerintahan sayap kanan yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Pada tahun 2022, terdapat sekitar 141 pemukiman di seluruh Tepi Barat. Setelah persetujuan terbaru, jumlahnya meningkat menjadi 210 pemukiman. Tak hanya itu, Smotrich, juga terus mendorong agenda perluasan pemukiman di Tepi Barat.
Namun berdasarkan hukum internasional, perluasan pemukiman warga Israel di Tepi Barat dianggap sebagai tindakan yang ilegal.
