John Herdman Segera Tangani Timnas Indonesia Mulai 2026, Ini Jejak Pelatih Britania dan Rekam Jejak Kontroversi
SinPo.id - PSSI memastikan mantan pelatih Timnas Kanada, John Herdman, akan menangani Timnas Indonesia mulai Januari 2026. Pelatih berpaspor Inggris tersebut tidak hanya dipercaya memimpin tim senior, tetapi juga akan membesut skuad Timnas U-23 Indonesia sebagai bagian dari strategi regenerasi pemain menuju tim utama Garuda.
Nama Herdman dikabarkan akan segera diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, mengungkapkan bahwa mayoritas anggota Exco PSSI telah menyepakati penunjukan Herdman dalam rapat Exco yang digelar pada 17–18 September 2025 di Jakarta. Meski demikian, keputusan tersebut masih menunggu finalisasi karena PSSI dan Herdman saat ini masih berada dalam tahap negosiasi kontrak.
Jika resmi diumumkan, John Herdman bukanlah pelatih pertama asal Britania Raya yang menukangi Timnas Indonesia. Dalam catatan sejarah, setidaknya sudah ada dua pelatih dari kawasan tersebut yang pernah memimpin Skuad Garuda, yakni Peter Withe (Inggris) dan Simon McMenemy (Skotlandia).
Peter Withe ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2004 dengan reputasi mentereng di Asia Tenggara. Ia sebelumnya sukses membawa Thailand menjuarai Piala AFF 2000 dan 2002. Bersama Indonesia, Withe mengorbitkan Boaz Solossa dan membawa Garuda menjadi runner-up Piala AFF 2004. Namun, kebersamaannya berakhir tanpa gelar setelah Indonesia gagal melangkah jauh di Piala AFF 2007.
Kisah serupa juga dialami Simon McMenemy. Pelatih asal Skotlandia itu memiliki rekam jejak panjang di Asia Tenggara, termasuk membawa Filipina lolos dari fase grup Piala AFF 2010 dan menjuarai Liga 1 2017 bersama Bhayangkara FC. Namun, saat dipercaya menukangi Timnas Indonesia pada 2019, McMenemy gagal mengangkat performa tim di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan akhirnya harus angkat kaki tanpa satu pun kemenangan.
Sementara itu, John Herdman datang dengan reputasi berbeda. Ia dikenal luas setelah mencetak sejarah bersama Timnas Kanada dengan membawa mereka lolos ke Piala Dunia 2022. Meski demikian, perjalanan Kanada di turnamen tersebut berakhir pahit setelah menelan tiga kekalahan beruntun dari Belgia, Kroasia, dan Maroko.
Nama Herdman juga tak lepas dari sorotan kontroversi. Salah satu momen paling disorot terjadi jelang laga Kanada kontra Kroasia pada 27 November 2022, ketika ia mengucapkan pernyataan bernada kasar untuk memotivasi tim. Ucapan tersebut justru menjadi bumerang setelah Kanada kalah telak 1-4 dari Kroasia dan menuai kritik tajam dari media serta publik setempat.
Menanggapi kontroversi itu, Herdman menegaskan bahwa pernyataannya dilontarkan dalam situasi emosional demi membakar semangat pemain. Ia menilai konteks internal tim tidak seharusnya dipelintir di ruang publik.
Belakangan, media Inggris Sky Sports melaporkan bahwa Herdman telah menjalani wawancara dengan PSSI. Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, bersama dua anggota Exco bahkan disebut terbang ke Eropa untuk mewawancarai sejumlah kandidat pelatih, termasuk Herdman.
Dengan pengalaman melatih di level Piala Dunia, John Herdman dinilai memiliki kapasitas teknis yang mumpuni. Namun, rekam jejak kontroversinya juga menjadi bahan pertimbangan tersendiri bagi PSSI, mengingat kultur sepak bola Indonesia kerap menempatkan aspek etika, sikap personal, dan kemampuan beradaptasi sebagai bagian penting dari kepemimpinan di Timnas Indonesia.
