Empati untuk Sumatra, Kapolri Minta Tahun Baru Diisi Doa Bersama

Laporan: Firdausi
Selasa, 16 Desember 2025 | 22:13 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (SinPo.id/Dok.PMJ)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (SinPo.id/Dok.PMJ)

SinPo.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyarankan agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah tak menggelar kegiatan yang bersifat perayaan tahun baru. Sebaiknya diganti dengan doa bersama.

"Saran saya, sebaiknya untuk tahun ini, pemerintah daerah tidak usah melaksanakan kegiatan bersifat perayaan tahun baru, kita seperti tidak memiliki empati terhadap saudara kita di Sumatra," kata Sigit kepada wartawan, Selasa, 16 Desember 2025.

Sabagai gantinya, kata Sigit, acara akhir tahun ditutup dengan kegiatan doa bersama untuk mendoakan saudara yang terdampak bencana di Sumatra.

"Mungkin lebih baik, menggelar kegiatan doa bersama di masing-masing daerah untuk mendoakan saudara-saudara kita di Sumatra," ujarnya.

Kendati demikian, Sigit tak melarang bila ada pemerintah daerah merayakan puncak pergantian tahun. Namun hal itu, harus dengan perizinan atau mengajukan surat pemberitahuan ke pihak kepolisian setempat.

"Standar suatu tempat yang akan melaksanakan kegiatan itu betul-betul harus dipastikan keamanannya, kemudian SOP untuk hal-hal tersebut itu wajib hukumnya disampaikan pada saat sebelum ada kegiatan," ujarnya.

Diketahui, hingga saat korban bencana alam dan longsor di Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara terus bertambah. Tercatat 4,6 juta orang terdampak, 1.053 orang meninggal dunia, 5.247 orang luka-luka, dan 159.000 rumah rusak akibat berbagai bencana mulai dari banjir hingga longsor.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI