Polisi Kesulitan Ungkap Motif Kepsek SMP Cilincing Bunuh Diri
SinPo.id - Polisi mengaku kesulitan mengungkap motif Kepala Sekolah SMP Syahid 2 Cilincing, Jakarta Utara berinisial W (48), yang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di ruang kelas tempat korban mengajar.
"Itu (Kepsek) sampai sekarang belum tahu motifnya apa," kata Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri saat dihubungi, Minggu, 7 Desember 2025.
Dari pemeriksaan sejumlah saksi di sekolah kata dia, tidak ada yang mengetahui permasalahan korban, yang membuat dirinya nekat mengakhir hidupnya.
"Karena yang kita periksa itu nggak ada yang mengetahuu permasalahannya apa," ujarnya.
Diketahui, seorang kepala sekolah (kepsek) SMP Syahid 2 Cilincing, Jakarta Utara ditemukan meninggal dunia diduga gantung diri di sekolah, tempat korban mengajar.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, awalnya korban terlihat datang ke sekolah pada Minggu, 30 November 2024 sekitar sore hari. Setelah itu, tak ada lagi yang melihat korban keluar sekolah pada hari itu. Hingga pada Senin 1 Desember 2025 pagi, korban ditemukan oleh salah satu petugas kebersihan saat hendak membuka ruangan.

