DKPP Targetkan Seluruh Perkara Etik Pemilu Rampung Akhir Tahun
SinPo.id - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memastikan seluruh perkara dugaan pelanggaran etik terkait tahapan Pemilu 2024 tuntas disidangkan pada Desember 2025.
Ketua DKPP, Heddy Lugito, mengatakan proses pemeriksaan telah memasuki tahap akhir dan hanya menyisakan satu perkara.
“Tahun ini seluruh pelanggaran etik yang berkaitan dengan tahapan 99 persen selesai, tinggal satu perkara. Itu akan kita sidangkan awal Desember tanggal 2, jadi sampai Desember 100 persen,” ujar Heddy kepada wartawan di Serang, Banten, Sabtu, 22 November 2025.
Heddy menjelaskan DKPP juga tengah menyelesaikan perkara-perkara di luar tahapan Pemilu, mulai dari dugaan asusila hingga masalah keuangan yang melibatkan penyelenggara.
Dia menegaskan seluruh perkara tersebut akan dituntaskan tanpa menunggu pergantian tahun.
“Tinggal perkara-perkara non-tahapan, kasus asusila, hutang-hutang, genrenya itulah. Tahun ini disidangkan, tidak usah menunggu tahun depan,” katanya.
Di sisi lain, politik uang kembali menjadi isu besar dalam evaluasi pemilu. Anggota DKPP, Ratna Dewi Pettalolo, menyebut praktik tersebut masih menjadi tantangan serius bagi integritas penyelenggaraan pesta demokrasi.
Menurutnya, sepanjang Pemilu 2024, DKPP menerima 31 perkara terkait dugaan politik uang yang telah diperiksa dan dipersidangkan.
“Total perkara yang masuk di DKPP sebanyak 31 perkara. Politik uang terhadap pemilih sebanyak 21, politik uang terhadap penyelenggara sebanyak 10 perkara,” ujar Dewi.

