Ternate hingga Bantul Diguncang Gempa Beruntun pada Dini Hari, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 22 November 2025 | 04:07 WIB
Ilustrasi Gempa (SinPo.id/BNPB)
Ilustrasi Gempa (SinPo.id/BNPB)

SinPo.id -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan serangkaian gempa bumi dengan magnitudo kecil hingga menengah yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Sabtu 22 November 2025 dini hari. Meski tersebar di sejumlah provinsi, seluruh gempa memiliki magnitudo rendah dan tidak berpotensi tsunami.

BMKG menyebut data bersifat sementara karena mengutamakan kecepatan penyampaian informasi. Hasil pengolahan dapat berubah mengikuti kelengkapan data.

Gempa Beruntun Mulai Tengah Malam

Berdasarkan laporan BMKG, setidaknya delapan gempa terjadi dalam rentang waktu kurang dari dua jam, dimulai pada pukul 00.39 WIB hingga 02.01 WIB.

1. Ternate, Maluku Utara

Magnitudo: 3.7

Waktu: 02.01 WIB

Lokasi: 1.20 LU – 126.29 BT

Pusat Gempa: 128 km barat laut Ternate

Kedalaman: 26 km

Gempa ini menjadi yang terbesar dalam rangkaian guncangan dini hari.

2. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Magnitudo: 2.5

Waktu: 01.51 WIB

Lokasi: 8.66 LS – 110.18 BT

Pusat Gempa: 86 km barat daya Bantul

Kedalaman: 22 km

3. Borong, Nusa Tenggara Timur

Magnitudo: 2.4

Waktu: 01.49 WIB

Lokasi: 8.86 LS – 120.65 BT

Pusat Gempa: 13 km tenggara Borong

Kedalaman: 14 km

4. Pidie Jaya, Aceh

Magnitudo: 3.6

Waktu: 01.10 WIB

Lokasi: 4.88 LU – 96.00 BT

Pusat Gempa: 33 km barat daya Pidie Jaya

Kedalaman: 8 km

5. Lembata, Nusa Tenggara Timur

Magnitudo: 4.1

Waktu: 00.45 WIB

Lokasi: 8.52 LS – 123.79 BT

Pusat Gempa: 34 km tenggara Lembata

Kedalaman: 10 km

Ini menjadi gempa terdalam kedua setelah Ternate dan memiliki magnitudo terbesar kedua dalam rangkaian kejadian.

6. Poso, Sulawesi Tengah

Magnitudo: 2.7

Waktu: 00.43 WIB

Lokasi: 1.83 LS – 120.56 BT

Pusat Gempa: 52 km barat daya Poso

Kedalaman: 5 km

7. Luwu Utara, Sulawesi Selatan

Magnitudo: 2.4

Waktu: 00.39 WIB

Lokasi: 2.07 LS – 120.62 BT

Pusat Gempa: 75 km timur laut Luwu Utara

Kedalaman: 3 km

BMKG: Informasi Awal, Data Bisa Berubah

Seluruh laporan gempa yang dirilis BMKG dilengkapi disclaimer bahwa informasi masih bersifat cepat dan belum stabil, sehingga magnitudo, lokasi episenter, dan kedalaman dapat diperbarui seiring masuknya data tambahan dari sensor seismik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan dampak kerusakan maupun korban akibat gempa-gempa tersebut.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI