Lebih dari 900 Warga Gaza Meninggal Saat Menunggu Izin Evakuasi Medis dari Israel
SinPo.id - Lebih dari 900 warga Palestina di Gaza meninggal dunia saat menunggu izin evakuasi medis dari Israel, menurut laporan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Temuan ini kembali menyoroti krisis kemanusiaan yang memburuk di wilayah yang hancur akibat perang.
Mengutip laporan WHO, kantor berita Palestina WAFA menyebut bahwa sekitar 16.500 pasien di Gaza hingga kini masih menunggu izin keluar untuk mendapatkan perawatan medis di luar wilayah tersebut. Namun, proses evakuasi terus terhambat oleh penundaan dari pihak Israel.
WHO juga menegaskan bahwa rumah sakit di Gaza kini beroperasi kurang dari 50% kapasitas, akibat kelangkaan bahan bakar, obat-obatan, dan kebutuhan vital lainnya yang terhenti karena blokade.
“Saya berterima kasih kepada 30 negara yang telah membuka pintu untuk menerima pasien. Namun lebih dari 16.500 pasien, termasuk hampir 4.000 anak, masih menunggu evakuasi untuk mendapatkan perawatan mendesak di luar Gaza,” tulis Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam pernyataannya di X, Sabtu.
Tedros juga menyerukan pembukaan seluruh jalur evakuasi, terutama ke Tepi Barat dan Yerusalem Timur. “Kesehatan dan pemulihan tidak bisa menunggu,” tegasnya.
Selama perang yang berlangsung sejak Oktober 2023, pasukan Israel disebut telah menargetkan rumah sakit dan infrastruktur penting lainnya, sembari memperketat pengepungan yang membuat bantuan kemanusiaan kian sulit masuk. Meski gencatan senjata diberlakukan pada Oktober lalu, kelompok bantuan dan otoritas Gaza menyebut volume bantuan yang masuk masih jauh dari memadai.
Kondisi tenaga medis juga memburuk. Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), sedikitnya 1.500 tenaga kesehatan dan paramedis di Gaza tewas akibat serangan Israel tahun ini. Laporan itu juga menyebut adanya tenaga medis yang diculik dan ditahan tanpa proses hukum.
Sejak Mei 2024, WHO telah melakukan 119 misi evakuasi, memindahkan 8.000 pasien untuk perawatan, termasuk 5.500 anak-anak.
Secara keseluruhan, lebih dari 69.100 warga Palestina tewas dan 169.000 lainnya terluka sejak perang Israel di Gaza meletus pada Oktober 2023, menurut data Kementerian Kesehatan Gaza.
