Diplomasi Hangat Prabowo Subianto: Hadiah untuk Anjing PM Australia dan Puji Intelijen Negeri Kanguru

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 13 November 2025 | 03:54 WIB
Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan bertemu PM Australia Anthony Albanese untuk membahas kerjasama Indo-Pasifik (Ashar/Foto: BiroSetpres/SinPo.id)
Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan bertemu PM Australia Anthony Albanese untuk membahas kerjasama Indo-Pasifik (Ashar/Foto: BiroSetpres/SinPo.id)

SinPo.id -  Presiden RI Prabowo Subianto kembali menunjukkan gaya diplomasi yang hangat dan personal dalam kunjungan resminya ke Australia. Tak hanya melalui pertemuan formal dan pernyataan pers, kedekatan antara Indonesia dan Australia juga ditunjukkan lewat gestur sederhana namun bermakna—hadiah untuk hewan peliharaan Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese.

Dalam unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet yang dipantau di Jakarta, Rabu (12/11), Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkap bahwa Presiden Prabowo memberikan pakaian dan perlengkapan khusus untuk Toto, anjing kesayangan PM Albanese.

“Diplomasi ala Presiden Prabowo Subianto. Diplomasi tidak harus selalu dalam bentuk perundingan, negosiasi, atau forum internasional. Ia juga bisa hadir dalam bentuk seni, budaya, bahkan melalui binatang peliharaan dua pemimpin negara,” ujar Teddy.

Dalam unggahan tersebut, tampak Prabowo menyerahkan langsung boks hadiah berisi pakaian anjing berwarna putih dengan lis merah bertuliskan nama “Toto”, lengkap dengan tali tuntun berlogo serupa. PM Albanese terlihat tersenyum lebar saat menerima hadiah tersebut.

Menurut Teddy, gestur itu menjadi simbol persahabatan dua negara.

“Bila di Indonesia ada Bobby Kertanegara, kucing kesayangan Presiden Prabowo, maka di Australia ada Toto, anjing kesayangan PM Albanese. Bobby dan Toto memang belum pernah bertemu, tapi mereka telah menjadi simbol kedekatan dua pemimpin negara,” ujarnya.

Selain diplomasi hangat itu, kunjungan Prabowo ke Australia juga diwarnai momen menarik ketika ia memuji tim intelijen Negeri Kanguru. Saat tiba di geladak kapal HMAS Canberra, Prabowo disambut dengan musik bagpipe khas Skotlandia—alat musik yang ternyata sangat ia sukai.

“Intelijen Anda sangat bagus. Anda tahu saya suka bagpipe. Jadi, saya disambut dengan bagpipe. Terima kasih banyak,” kata Prabowo sambil berkelakar, mencairkan suasana setelah pernyataan pers bersama PM Albanese.

Di atas geladak HMAS Canberra, keduanya meninjau kendaraan taktis, alutsista amfibi, dan hanggar helikopter Seahawk yang menjadi bagian dari kekuatan udara maritim Australia. Kunjungan diakhiri dengan atraksi udara empat pesawat aerobatik Royal Australian Air Force (RAAF) Roulette yang terbang melintasi Sydney Harbour Bridge, menutup pertemuan dengan nuansa persahabatan yang kental.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Australia menjadi simbol eratnya hubungan dua negara maritim yang berkomitmen menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik — dengan sentuhan diplomasi yang unik, hangat, dan berkarakter khas Prabowo.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI