Polisi Ungkap Penyebab Dua Kerangka di Gedung ACC Kwitang Baru Ditemukan
SinPo.id - Polisi mengungkap penyebab dua kerangka manusia di Gedung Kwitang, Jakarta Pusat baru ditemukan. Kasat Reskrim Jakpus AKBP Roby Saputra menyampaikan bahwa pihak gedung baru melakukan kegiatan bersih-bersih tumpukan puing kebakaran di lokasi kejadian. Pada saat itulah, sekuriti gedung menemukan dua kerangka manusia tersebut.
"Jadi kenapa bisa lama tidak ditemukan karena dari mulai terbakar sampai ditemukan di lokasi tersebut tidak ada kegiatan yang membersihkan puing-puing atau membuka tumpukan kebakaran," kata Roby dalam konferensi pers di RS Polri, Jakarta Timur, Jumat, 7 Oktober 2025.
Roby menjelaskan, tim sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi gedung terbakar di Kwitang pada 2 September lalu. Namun, tak ada kerangka ditemukan di lokasi kejadian.
"Tidak menemukan adanya jasad atau kerangka karena kondisi bangunan yang sudah dipenuhi oleh puing-puing kebakaran," ujarnya.
Bahkan dari hasil olah TKP, pihaknya tak menemukan tanda-tanda kebakaran jasad manusia di lokasi kejadian, begitu pula tak ada bau menyengat kebakaran jasad manusia di lokasi.
"Jadi tidak ada sama sekali yang menandakan ada korban kebakaran pada saat itu, tak ada baunya juga," ujarnya.
Tak hanya itu, pada 19 September lalu, tim dari Puslabfor Polri kembali melakukan olah TKP di lokasi, guna untuk memastikan ada tidaknya korban kebarakan di lokasi.
"Hasilnya tidak ada, tapi memang kondisinya kalau kebakaran kalau daging terbakar itu sama dengan bau kayu terbakar," ujarnya.
Sebelumnya, polisi telah berhasil mengidentifikasi dua kerangka manusia yang ditemukan di Gedung Astra Credit Companies (ACC) di Kwitang, Jakarta Pusat. Hasilnya, DNA identik dengan orang yang dilaporkan hilang, yaitu M Farhan Hamid dan Reno Syahputeradewo.

