DLH DKI Pastikan Perbaiki Truk Sampah Menuju RDF Rorotan

Laporan: Sigit Nuryadin
Kamis, 06 November 2025 | 09:36 WIB
Balai Kota DKI Jakarta. (SinPo.id/Antara)
Balai Kota DKI Jakarta. (SinPo.id/Antara)

SinPo.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memastikan akan memperbaiki truk pengangkut sampah atau compactor yang menuju fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta Utara. 

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, langkah ini diambil untuk mencegah kebocoran air lindi yang sebelumnya menetes di jalan dan mencemari lingkungan.

“Kita lagi upayakan kondisi truk sampah kita. Kita coba verifikasi lagi. Dan untuk menambah kekuatannya juga, tahun 2025 ini kami menambah lagi compactor baru sebanyak 51 unit. Itu nanti akan kami peruntukkan bagi pelayanan RDF Rorotan,” kata Asep dalam keterangannya dikutip Rabu, 6 November 2025.

Menurut Asep, pengiriman sampah ke RDF Rorotan telah dihentikan sejak Kamis, 30 Oktober 2025, menyusul temuan kebocoran air lindi dari beberapa armada. 

"Pengiriman baru akan kembali dilakukan setelah seluruh truk dinyatakan aman dan tidak berpotensi bocor," ungkap dia. 

Selain memperbaiki kondisi truk yang ada, kata dia, DLH DKI juga menyiapkan strategi baru untuk mengurangi risiko kebocoran dengan membatasi kapasitas muatan setiap compactor. 

“Kapasitas satu truk biasanya bisa 7 ton. Kita mungkin bikin hanya 5 ton, supaya nanti pada saat air lindi itu dikompaksi, tidak melebihi kapasitas tinggi air lindi,” ujar Asep.

Dia menjelaskan, kebocoran air lindi sebelumnya terjadi akibat curah hujan tinggi yang membuat sampah menjadi lebih basah dan menambah tekanan di dalam truk. 

“Kondisi hujan beberapa hari terakhir cukup ekstrem. Itu yang membuat air lindi meningkat dan sebagian truk mengalami kebocoran,” tuturnya. 

Kendati pengiriman sampah ke RDF Rorotan dihentikan, Asep memastikan fasilitas pengolahan tersebut masih beroperasi hingga pekan ini. 

“Hingga Jumat dua pekan lalu, sampah yang masuk sudah mencapai 1.200 ton. Selama masa commissioning dari awal Oktober hingga minggu lalu tidak ada masalah. Baru timbul masalah itu pada Kamis pekan lalu,” tandasnya. 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta untuk menghentikan sementara proses commissioning fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Jakarta Utara.

Menurut Pramono, keputusan ini diambil setelah muncul keluhan warga terkait bau tak sedap akibat tumpahan air lindi dari truk pengangkut sampah.

“Saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk sementara commissioningnya dihentikan terlebih dahulu, dipersiapkan sampai dengan adanya truk yang compact yang bisa membawa sampah ke Rorotan,” kata Pramono, Selasa, 4 November 2025.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI